Francisco Trinaldo Tantang Mike Perry: Ambisi Merebut Gelar “King of Violence”
Veteran MMA berusia 47 tahun, Francisco Trinaldo, yang baru-baru ini mencatat dua kemenangan di bawah bendera Dirty Boxing Championship (DBX), secara terang-terangan menyatakan keinginannya untuk menghadapi salah satu pemilik promosi tersebut, Mike Perry. Trinaldo memiliki ambisi besar untuk merebut gelar “King of Violence” yang saat ini dipegang oleh Perry di ajang Bare Knuckle Fighting Championship (BKFC).
Perjalanan Trinaldo Pasca-UFC
“Massaranduba,” julukan akrab Trinaldo, telah melalui perjalanan karier yang panjang dengan 26 penampilan di UFC selama lebih dari satu dekade. Sejak meninggalkan UFC pada tahun 2022, ia telah mencatat tiga kemenangan beruntun. Dimulai dengan kemenangan di ajang bareknuckle MMA melawan Sasha Palatnikov pada tahun 2024, Trinaldo kemudian meraih dua kemenangan berturut-turut di DBX awal tahun ini.
Dengan rekam jejak impresif di UFC yang mencakup kemenangan atas nama-nama besar seperti Paul Felder, Jim Miller, King Green, dan John Makdessi, Trinaldo menegaskan bahwa tujuannya adalah menantang “Platinum” Mike Perry.
Tantangan untuk Mike Perry
Dalam sebuah wawancara dengan MMA Fighting, Trinaldo mengungkapkan pandangannya tentang bareknuckle boxing dan targetnya.
“Bareknuckle boxing juga menarik karena ini adalah promosi untuk petarung MMA,” kata Trinaldo. “Tujuan saya adalah bertarung dengan Mike Perry di kemudian hari. Dia bilang tidak ada yang bisa mengalahkannya? Saya rasa ada. Dia sudah melawan beberapa petarung bagus, kan? Dia melakukannya dengan baik.”
Mike Perry sendiri memiliki rekor tak terkalahkan dalam enam pertarungan di BKFC, mengalahkan lawan-lawan tangguh seperti Luke Rockhold, Jeremy Stephens, Eddie Alvarez, Michael Page, Thiago Alves, dan Julian Lane. Trinaldo mengaku sangat menikmati bersaing di bawah aturan DBX dan ingin merebut gelar welterweight di sana sebelum beralih ke BKFC.
Rencana dan Pertemuan Langsung
Trinaldo memiliki strategi jelas untuk mencapai pertarungan impiannya melawan Perry.
“Saya akan memenangkan sabuk [di DBX] lalu pergi ke [BKFC] dan menantangnya,” ujar Trinaldo. “Dia tahu itu. Saya memberitahunya secara langsung, bahwa saya ingin melawannya. Dia adalah pemilik [DBX], dia dan Jon Jones, dan saya sudah memberitahunya, ‘Kita akan bertemu suatu hari nanti.’ Dan dia hanya tersenyum, mengatakan saya adalah petarung yang baik. Dia berpakaian rapi jadi saya tidak akan membuat keributan di acaranya, tapi saya sudah memberitahunya secara langsung.”
Status Bebas Agen dan Motivasi Sang Putra
Trinaldo mengungkapkan bahwa saat ini ia berstatus bebas agen setelah pertarungan terakhirnya. Di usianya yang ke-47, ia tidak tertarik untuk menandatangani kontrak eksklusif dengan promosi mana pun. Sebaliknya, ia ingin mengejar persaingan berkualitas untuk membuktikan kemampuannya dan, yang terpenting, membuka jalan menuju pertarungan BKFC melawan Perry.
“Massaranduba” juga mengatakan ia belum selesai berkompetisi di MMA, namun mengaku “cukup sulit” mendapatkan pertarungan. Ia memenangkan lima dari tujuh pertarungan terakhirnya di UFC antara 2019 dan 2022 dan belum bertarung di olahraga tersebut sejak saat itu. Trinaldo juga menyebutkan pernah didekati dengan tawaran untuk menghadapi Damir Ismagulov di Rusia, namun “mereka membatalkannya ketika mendengar saya masih tampil hebat di gym.”
Motivasi terbesar Trinaldo saat ini adalah putranya.
“Bahan bakar saya, jujur saja, adalah putra saya,” kata Trinaldo. “Saya ingin dia melihat saya bertarung [MMA]. Dia terlalu muda ketika saya di UFC, dan sekarang dia berusia 8 tahun. Saya bertarung untuknya, agar dia melihat bagaimana rasanya. Dia menjadi bersemangat dan menanyakan banyak pertanyaan kepada saya. Saya seperti, ‘Kamu harus berlatih keras untuk menjadi lebih baik dari ayah.’ [tertawa]. Tapi dia bilang dia akan lebih baik dari saya.”
Ambisi Francisco Trinaldo untuk menghadapi Mike Perry menjanjikan pertarungan menarik di masa depan, mengingat rekam jejak kedua petarung dan karisma mereka di arena. Dengan statusnya sebagai bebas agen, Trinaldo bebas untuk mengejar pertarungan yang paling memotivasi dirinya, dan tantangan terhadap Perry jelas menjadi prioritas utamanya.
(OL/GN)
sumber : www.mmafighting.com
Leave a comment