Tahun baru selalu menjadi momen tepat untuk menengok kembali perjalanan sepanjang tahun sebelumnya. Di dunia MMA, tahun 2025 telah menyuguhkan banyak aksi mendebarkan, dan kini tiba saatnya bagi Combat Press untuk mengumumkan pemenang penghargaan di berbagai kategori, mulai dari pertarungan epik di dalam octagon hingga kisah-kisah terbesar yang melingkupi olahraga ini.
Tanpa kehadiran megabintang olahraga ini, Conor McGregor, yang masih absen dari octagon, UFC tidak bisa hanya mengandalkan kekuatan bintang untuk menyajikan kartu pertarungan yang berkesan. Meski ada beberapa kartu pertarungan yang menawan dari awal hingga akhir, UFC 317 yang digelar dalam International Fight Week di Las Vegas, jauh melampaui ekspektasi dan menjadi acara terpenting serta paling impresif sepanjang tahun 2025.
Sorotan Utama UFC 317
Ilia Topuria meraih kemenangan dominan atas Charles Oliveira untuk merebut gelar juara kelas ringan yang kosong di pertarungan utama. Sementara itu, Alexandre Pantoja berhasil mempertahankan sabuk juara kelas terbangnya dengan menumbangkan Kai Kara-France di ronde ketiga. Dua pertarungan ini saja sudah cukup untuk menjadikan UFC 317 tak terlupakan, namun aksi-aksi lain di kartu tersebut tak kalah memukau.
Di kartu utama, Joshua Van dan Brandon Royval menyajikan pertarungan yang digadang-gadang sebagai kandidat Fight of the Year. Duel keduanya sangat intens, saling berbalas serangan, dan menjadi salah satu laga paling seru dalam ingatan. Juga di kartu utama, terdapat dua pertarungan solid lainnya yang berakhir dengan kemenangan angka untuk Beneil Dariush atas Renato Moicano, serta Payton Talbott atas Felipe Lima.
Aksi Penuh Drama di Laga Pembuka
Pertarungan-pertarungan di babak awal (preliminary action) telah berhasil membangun atmosfer panas untuk kartu utama, ditutup dengan dua penyelesaian brutal yang mengakhiri sesi sebelum pay-per-view. Jose Delgado hanya membutuhkan 26 detik untuk menyingkirkan Hyder Amil dalam sebuah laga yang langsung meledak sejak bel pembuka.
Tidak hanya itu, Gregory Rodrigues menghancurkan Jack Hermansson di ronde pertama pertarungan kelas menengah mereka. Hermansson membutuhkan waktu yang cukup lama untuk sadarkan diri setelah ‘lampunya dimatikan’ dalam salah satu penampilan kekuatan paling brutal dalam sejarah UFC.
Dari awal hingga akhir, UFC 317 benar-benar melampaui ekspektasi tinggi dan menjadi pemenang mutlak untuk penghargaan Event of the Year versi Combat Press MMA di tahun 2025. Kualitas pertarungan di setiap level, dari laga pembuka hingga pertarungan utama, menunjukkan bagaimana sebuah event bisa sukses besar bahkan tanpa mengandalkan nama-nama megabintang, melainkan dari kualitas dan drama yang disajikan di setiap detik pertarungan.
(OL/GN)
sumber : combatpress.com
Leave a comment