Home Basket NBA Lakers: Fokus pada Rehabilitasi dan Penyatuan Kembali!
NBA

Lakers: Fokus pada Rehabilitasi dan Penyatuan Kembali!

Share
Lakers: Fokus pada Rehabilitasi dan Penyatuan Kembali!
Share

Latihan Tak Menggembirakan Lakers Pasca Kritik Keras Pelatih

EL SEGUNDO, California – Kemarahan telah mereda, menyisakan hanya cahaya keras dan datar di gym pada hari Sabtu dan kerja keras untuk mempertanggungjawabkan diri.

Latihan “Tidak Nyaman”

Dua hari setelah pelatih Los Angeles Lakers, JJ Redick, memberikan kritik pedas kepada timnya, mengklaim usaha mereka sebagai sebuah kebangkitan, latihan “tidak nyaman” yang dijanjikan pun dimulai.

Latihan ini bukanlah tentang pertikaian fisik yang biasa, melainkan lebih kepada analisis mendalam tim yang sedang berjuang.

Gambaran Berubah

Rob Pelinka, manajer umum Lakers, terlihat mondar-mandir di kantornya yang menghadap lapangan latihan sambil berbicara di telepon. Bendera juara tergantung di langit-langit, menandakan pencapaian yang ingin mereka kembalikan.

Atmosfer latihan ini sangat berbeda dibandingkan dengan komentar panas setelah pertandingan terakhir. Tidak ada kemarahan, hanya fokus yang tenang dari tim yang sedang menganalisis perjalanan mereka musim ini.

“Kebenaran itu tidak nyaman,” ujar Redick. “Jadi, semua harus disampaikan. Itu saja.”

Fokus pada Dasar

Latihan ini mengupas mekanisme yang gagal dari tim yang sedang mundur. Statistik menunjukkan kebenarannya: peringkat pertahanan Lakers berada di posisi ke-26 sejak kembalinya LeBron James dari cedera, turun dari posisi ke-14 sebelumnya.

Lakers kehilangan enam dari sepuluh pertandingan terakhir mereka, masing-masing dengan kekalahan angka ganda. Terakhir, mereka dipukul 23 poin oleh Houston di malam Natal, di mana mereka kalah dalam rebound sebanyak 23 kali.

“Ini tentang membangun kembali dari dasar; kembali ke rencana awal,” lanjut Redick, merinci fokus latihan ke dalam tiga hal: kejelasan defensif, kejelasan peran, dan organisasi ofensif.

Tanggung Jawab Pemain

Redick mengambil tanggung jawab atas kekacauan ofensif yang mengikuti kembalinya LeBron. “Sejak Bron kembali, kita belum terorganisir secara ofensif. Terlalu banyak momen acak, itu adalah kesalahan saya,” jelasnya.

Baca juga:  VIDEO PELICANS at KINGS | FULL GAME HIGHLIGHTS | April 3, 2026

Latihan kali ini digambarkan sebagai panjang, fisikal, dan sangat mendasar. Suara menginstruksikan menggantikan obrolan biasa, dengan suara sepatu yang menyentuh lantai, tepukan tangan untuk close-out, dan suara pelatih mengalahkan suara musik yang diputar.

Bagi Deandre Ayton, yang mencatatkan hanya dua rebound dalam pertandingan melawan Houston, ini adalah momen untuk memperbaiki kesalahan. “Saya harus meminta tanggung jawab kepada rekan-rekan, dimulai dari diri saya,” ungkap Ayton.

Menanggapi Kegagalan

Ayton menjelaskan bahwa kegagalan saat Natal adalah hasil dari kesalahan sederhana yang tak diperdulikan, seperti boxing out dan usaha kedua. “Kami tidak cukup fokus pada detail kecil,” jelasnya penuh frustrasi.

Rui Hachimura, yang sebelumnya tidak berkomentar setelah pertandingan melawan Houston, menyetujui tema kebangkitan ini. “Kami memiliki awal yang baik, namun sekarang kami tampaknya sudah santai,” ujar Hachimura.

Mempertahankan Energi

Bayangan ketiadaan Austin Reaves, guard yang akan absen selama empat pekan akibat cedera betis, terasa dalam latihan. Rata-rata 17,2 poin dan 5,1 assist per pertandingan yang ditinggalkannya memberikan void yang terasa jelas.

“Seseorang harus mengambil peran lebih besar. Kita harus fokus pada diri sendiri saat ini,” ungkap Hachimura.

Pentingnya Koneksi

Redick menggambarkan seluruh latihan sebagai “perhitungan ulang dan rekoneksi.” Dirinya menekankan pentingnya mendengarkan kebutuhan pemain dan fokus pada dasar-dasar permainan. Drills kembali ditegaskan, rotasi dijelaskan, dan latihan diulang.

Proses ini lebih tentang mengembalikan kebiasaan baik yang telah memandu Lakers ke awal musim yang sukses dengan 15-4.

Tantangan di Depan

Realitas bahwa awal sukses mereka mungkin rapuh serta tantangan mengintegrasikan pemain hebat seperti LeBron menjadi penghalang yang harus mereka hadapi.

Latihan hari Sabtu mencerminkan komitmen untuk memperbaiki kesalahan, fokus pada dasar, dan tekad untuk menghentikan tren buruk. “Ini adalah tantangan yang akan terjadi,” tutup Ayton. “Saya tidak sabar untuk melihat bagaimana kami bangkit dari ini.”

Baca juga:  VIDEO WIZARDS at BULLS | FULL GAME HIGHLIGHTS | November 22, 2025

Bagaimana Lakers akan bangkit dari situasi ini menjadi pertanyaan besar. Kebenarannya terlihat tidak nyaman, namun mereka bertekad untuk tidak menyerah.

(BA/GN)
sumber : thesportingtribune.com

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Sixers angkat Jameer Nelson jadi Wakil Presiden Operasi Basket.

Sixers resmi mengangkat Jameer Nelson sebagai Wakil Presiden Operasi Basket, menandai langkah...

Tanpa tas, tanpa nonton bareng di MSG saat Trump hadir di Game 3.

Di Game 3, kehadiran Trump menciptakan suasana luar biasa, namun tanpa tas,...

Jalen Brunson: Jawaban Singkat Tentang Hal yang Terlewat Scouts Sebelum NBA Draft

Jalen Brunson mengungkapkan bahwa banyak scouts yang melewatkan kemampuannya dalam memimpin tim,...

Daniel Gafford ungkap awal obrolannya dengan Presiden Mavericks baru.

Daniel Gafford berbagi momen menarik saat pertama kali berbincang dengan Presiden Mavericks...