Home Basket NBA NCAA: Pemain dengan kontrak NBA tak bisa kembali ke NCAA.
NBA

NCAA: Pemain dengan kontrak NBA tak bisa kembali ke NCAA.

Share
NCAA: Pemain dengan kontrak NBA tak bisa kembali ke NCAA.
Share

Keputusan NCAA: Aturan dan Kontroversi Terbaru di Dunia Basket Perguruan Tinggi

Dalam beberapa situasi, sikap tenang sangat diperlukan. Namun, tidak sedikit yang meragukan apakah NCAA akan memberikan keputusan yang bijak dalam hal ini.

Ketentuan Eligibility NCAA

Baker, seorang juru bicara NCAA, menyatakan, “NCAA tidak memberikan dan tidak akan memberikan eligibility kepada calon atau mahasiswa atlet yang telah menandatangani kontrak NBA (termasuk kontrak dua arah).” Hal ini menegaskan bahwa NCAA tetap berpegang pada aturan yang ada, meskipun banyak sekolah mulai merekrut atlet dengan pengalaman di liga internasional.

NCAA menggunakan kebijaksanaan dalam menerapkan biaya yang diperlukan oleh hukum untuk memastikan bahwa calon mahasiswa atlet yang memiliki pengalaman di liga basket Amerika tidak kalah bersaing dengan rekan-rekan mereka dari internasional. Aturan telah lama mengizinkan sekolah untuk merekrut dan memainkan individu tanpa pengalaman kuliah pertengahan tahun.

Protes Terhadap Keputusan NCAA

Meskipun NCAA telah berhasil dalam sebagian besar litigasi terkait eligibility, keputusan baru-baru ini yang melawan NCAA dari seluruh negeri untuk menegakkan aturan yang sudah ada selama puluhan tahun tanpa trial menyebabkan ketidakstabilan yang signifikan. Baker menambahkan bahwa ia akan bekerja sama dengan pemimpin DI dalam beberapa minggu mendatang untuk melindungi basket perguruan tinggi dari upaya yang dinilai merusak institusi ini.

Kasus Terkini

Keputusan ini muncul setelah Baylor menandatangani mantan draft NBA, James Nnaji, serta laporan yang menyebutkan bahwa pemain NBA saat ini, Trentyn Flowers, sedang mengincar eligibility kuliah. Pada Malam Natal, Baylor mengumumkan penandatanganan Nnaji, yang merupakan pilihan ke-31 dalam draft NBA 2023. Meskipun Nnaji telah bermain di liga musim panas NBA dan terlibat dalam trade yang melibatkan Karl-Anthony Towns ke New York Knicks, ia belum pernah tampil dalam pertandingan NBA dan sudah menghabiskan lima tahun terakhir di organisasi FC Barcelona di EuroLeague.

Baca juga:  NBA Tentukan Hukuman untuk Pemain dalam Pertarungan Thunder-Wizards

Pernyataan John Calipari

Dengan adanya situasi ini, mantan pelatih Kentucky, John Calipari, juga menyampaikan pandangannya. “Sangat sederhana. Aturan adalah aturan. Jika Anda sudah mencantumkan nama di [draft NBA], saya tidak peduli dari mana asalnya, Anda tidak bisa bermain basket perguruan tinggi,” ungkap Calipari. Ia menegaskan bahwa pemain yang terlibat dalam draft NBA tidak diperbolehkan kembali ke dunia college basketball.

Akan tetapi, laporan mengenai Kentucky yang berusaha merekrut Flowers ternyata tidak akurat, dan CEO On3, Shannon Terry, meminta maaf atas kesalahan tersebut. Kentucky dikabarkan tidak terlibat dalam proses perekrutan Flowers.

Kesimpulan

Intinya, jika seseorang sudah berada di NBA, mereka seharusnya tidak diperbolehkan kembali ke basket perguruan tinggi. Ini menggambarkan betapa pentingnya aturan di dunia olahraga dan bagaimana ancaman terhadap aturan dapat memengaruhi integritas kompetisi di level college basketball.

(BA/GN)
sumber : www.aseaofblue.com

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Clark dukung serunya NBA Finals 7 laga!

Clark semakin semarakkan NBA Finals dengan dukungannya! Pertarungan tujuh laga ini menjanjikan...

Apakah ESPN gunakan AI untuk gambar Steph Curry di Final NBA?

Dalam Final NBA, muncul spekulasi bahwa ESPN memanfaatkan kecerdasan buatan untuk menghasilkan...

Legenda Bulls, Stacey King, meninggal dunia di usia 59 tahun.

Legenda Bulls, Stacey King, telah meninggal dunia pada usia 59 tahun, meninggalkan...

LeBron James: Buktikan Diri di Lapangan Golf!

LeBron James menunjukkan kemampuannya tidak hanya di lapangan basket, tetapi juga di...