Home Basket NBA Analis NBA Serang LeBron: ‘Pria Dewasa yang Masih Anakan!’
NBA

Analis NBA Serang LeBron: ‘Pria Dewasa yang Masih Anakan!’

Share
Analis NBA Serang LeBron: 'Pria Dewasa yang Masih Anakan!'
Share

LeBron James sebagai salah satu bintang basket paling terkenal di abad ke-21 ternyata juga tidak lepas dari kritik dan kebencian. Sejak debutnya bersama Cleveland Cavaliers, hingga hampir 23 tahun kemudian dengan Los Angeles Lakers, jejaknya selalu dikelilingi oleh berbagai tanggapan.

LeBron James Disorot: ‘Tidak Terduga’, ‘Egotis’, & ‘Anak Dewasa yang Manja’

Dalam acara “Fearless with Jason Whitlock,” Jay Skapinac meluapkan kekesalannya terhadap ego LeBron setelah kabar mengenai Rob Pelinka tidak memberikan bola permainan kepadanya setelah ia memecahkan rekor Kareem Abdul-Jabbar untuk kemenangan terbanyak dalam sejarah NBA.

“Di usia 41 tahun, dia punya anak dewasa sendiri,” ujar Skapinac. “(LeBron) masih seperti anak manja yang egotis, yang ingin segala sesuatunya berputar di sekitar dirinya sendiri.”

“Jadi, intinya, pria narsis ini merasa ‘Oh, saya akan menunjukkan bagaimana buruknya perlakuan Lakers kepada saya. Mari beri tahu cerita tentang bagaimana saya melampaui Kareem untuk kemenangan terbanyak dalam sejarah NBA, dan GM saya punya keberanian untuk tidak memberikan saya bola permainan dan menjadikannya semua tentang saya.’”

Apakah bisa disalahkan jika LeBron memiliki ego yang besar? Sebagian besar pemain basket tidak pernah mengalami hype sebesar itu sebelum memasuki NBA, sehingga wajar jika ia terpengaruh. Selain itu, performanya di lapangan juga mendukung ekspektasi tersebut. Sorotan besar yang mengikutinya sejak masa SMA tentu berpengaruh.

Baca juga:  Hasil dan Sorotan NBA Hari Ini: Kemenangan Menggembirakan!

Sayangnya, drama sering kali tak terhindarkan, terutama ketika situasi tidak berjalan sesuai harapan. Masa jabatannya bersama Lakers sejak 2018 telah melalui banyak liku-liku, mulai dari juara dunia hingga gagal masuk playoffs. Mereka juga melakukan salah satu trade terburuk dalam sejarah NBA saat mendatangkan Russell Westbrook, namun kemudian beruntung dengan mendapatkan Luka Dončić melalui salah satu trade paling menguntungkan dalam sejarah.

Walaupun begitu, LeBron menunjukkan kemajuan dalam mengendalikan egonya. Ia belajar dari kesalahan saat melaksanakan “The Decision” pada 2010, dan meskipun reaksi saat timnya kesulitan tidak selalu terbaik, ia kini lebih bisa menahan diri.

Sulit bagi pemain seperti LeBron untuk tidak memiliki ego yang cukup besar, tetapi tindakan negatifnya biasanya bukan karena niat jahat. Meskipun Skapinac jelas merasa terganggu oleh legenda Lakers ini, situasinya masih bisa lebih buruk.

(BA/GN)
sumber : www.profootballnetwork.com

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Rumor Lakers: Tawaran Potensial untuk Giannis Antetokounmpo!

Rumor seputar Lakers mencuat dengan tawaran potensial untuk membawa Giannis Antetokounmpo ke...

Jared McCain, tampil percaya diri dalam peran gemilang bersama Thunder!

Jared McCain tampil percaya diri dan memukau dalam perannya yang gemilang bersama...

Alex Caruso Samai Stephen Curry dalam Rekor Tiga Poin Melawan Spurs!

Alex Caruso mencetak rekor tiga poin yang sama dengan Stephen Curry dalam...

Austin Reaves ingin bersama lagi dengan LeBron dan Lakers!

Austin Reaves mengungkapkan keinginannya untuk tetap bermain bersama LeBron James dan Lakers,...