Draymond Green Dapat Kritikan Karena Komentar Terhadap Charles Barkley
Draymond Green, pemain Golden State Warriors, baru-baru ini memberikan pernyataan yang cukup kontroversial saat menjadi tamu di “Inside the NBA”. Ia menargetkan legenda NBA, Charles Barkley, dengan komentar yang dianggap kasar.
Pernyataan Barkley dan Respons Green
Dalam acara tersebut, Barkley menyatakan, “Olahraga adalah untuk orang muda. Anda berharap dapat memiliki karier yang panjang, tetapi tidak ada yang menang saat berusia 37 atau 38 tahun.” Komentar ini merujuk pada pengalaman dan perjalanan kariernya di NBA.
“Saya rasa tujuannya adalah untuk tidak terlihat seperti saat Anda mengenakan seragam Houston Rockets,” balas Green.
Barkley sendiri menghabiskan empat musim terakhir kariernya di Rockets, tetapi sering kali dilanda cedera sehingga tidak dapat mencetak angka seperti sebelumnya.
Kritik dari Nick Wright
Nick Wright, pembawa acara di Fox Sports, juga menyampaikan ketidakpuasannya terhadap segmen tersebut. Ia mengatakan, “Selain bahwa ini adalah televisi yang buruk dan canggung, ini juga tidak sesuai dengan sejarah.” Wright merujuk pada fakta bahwa selama empat tahun di Houston, Barkley tetap menjadi pemain produktif, dengan rata-rata 16 poin, 12 rebound, dan 4 assist per pertandingan.
Statistik Karier Barkley di Houston
Selama musim pertamanya di Rockets, Barkley membawa timnya meraih 57 kemenangan dan akhirnya tereliminasi oleh Utah Jazz di final konferensi. Meski cedera semakin mengganggu di tahun-tahun berikutnya, Barkley masih mampu meraih rata-rata double-double dalam setiap musimnya.
- Rata-rata poin: 16,5
- Rata-rata rebound: 12,2
Meskipun mengalami masa sulit, Barkley masih mampu mencetak rata-rata 14,5 poin dan 10,5 rebound pada musim terakhirnya, angka yang lebih baik dibandingkan dengan karier terbaik Green.
Tanggapan Terhadap Green
Wright menyoroti bahwa Green, yang saat itu berusia enam hingga sepuluh tahun ketika Barkley bermain, tampaknya menciptakan kembali sejarah. Pernyataan ini muncul di tengah ketegangan lain yang dialami Green, termasuk konflik verbal dengan mantan pemain NBA, Austin Rivers.
Permasalahan Karier Draymond Green
Green, 36 tahun, pernah menyatakan bahwa pelatih Steve Kerr tidak sepenuhnya bertanggung jawab atas kesuksesannya. Ia berargumen bahwa ada bagian dari kariernya yang terhambat. “Sebagian dari saya berpikir bahwa dia telah menghalangi saya dalam karier dan apa yang bisa saya capai,” ungkap Green.
Sementara itu, Rivers menyatakan bahwa Green adalah “pemain dengan keberuntungan terbesar” yang bergabung dengan franchise yang memiliki pelatih dan rekan setim Hall of Fame.
Situasi Warriors di Musim Depan
Golden State Warriors gagal melaju ke playoff untuk kedua kalinya secara berturut-turut setelah kalah di NBA Play-in Tournament. Green menegaskan pentingnya redefinisi sukses seiring bertambahnya usia. “Tujuan selalu untuk bersaing pada standar juara, tetapi Anda harus mendefinisikan ulang apa itu kesuksesan,” ujarnya.
Dengan beberapa pemain kunci yang diperkirakan absen di awal musim depan, termasuk Jimmy Butler dan Moses Moody, fokus Warriors akan mengalami perubahan signifikan.
Dapat dilihat bahwa dinamika antara para pemain dan legendaris seperti Barkley serta tantangan yang dihadapi oleh Warriors akan berpengaruh besar terhadap perjalanan musim mendatang.
(BA/GN)
sumber : nypost.com
Leave a comment