Dwyane Wade Raih Kemenangan Spades Pertama Kali dalam Turnamen Stance
“Butuh waktu 10 tahun untuk meraihnya, darah, keringat, dan air mata, tetapi kami berhasil!”
Kesempatan di Luar Basket
Dalam konteks olahraga, kata-kata memiliki bobot tersendiri. Ini pun menjadi nyata bagi Dwyane Wade, mantan bintang NBA yang kini terjun ke dunia hiburan. Setelah berhasil memenangkan turnamen spades tahunan Stance, Wade menunjukkan kebahagiaannya yang hampir setara dengan saat ia meraih tiga gelar NBA dan medali emas Olimpiade 2008.
Wade, bersama istrinya Gabrielle Union, meraih kemenangan di turnamen yang diadakan saat NBA All-Star Weekend di West Hollywood. Dalam podcastnya, “The Check-In with Dwyane Wade”, ia terlihat bangga sambil memegang trofi kemenangan.
Sejarah dan Daya Tarik Permainan
Spades memiliki tempat tersendiri. Permainan ini lahir di Cincinnati pada akhir 1930-an dan mulai populer di kalangan tentara AS serta mahasiswa pada tahun 1940-an. Spades menggunakan dua tim yang bermain dengan kartu yang disusun berdasarkan urutan. Ketika pemain kehabisan kartu dari suit tertentu, mereka bisa menggunakan kartu spade yang dapat mengubah strategi permainan.
Rivalitas dan semangat kompetitif memunculkan banyak kisah menarik. Taylor Rooks, seorang jurnalis olahraga dan penyiar yang menjadi co-host acara tersebut, menyatakan bahwa banyak pemain NBA bermain spades di ruang ganti dan pesawat, baik untuk bersenang-senang maupun sekadar untuk bragging rights.
Kesamaan dengan Olahraga
Banyak pemain basket melihat kesamaan antara spades dan olahraga yang mereka mainkan. Norman Powell dari Miami Heat menjelaskan, “Aspek strategis dalam permainan sangat mirip, terutama ketika berkomunikasi secara nonverbal dengan rekan satu tim.”
Permainan ini membutuhkan bukan hanya keterampilan memahami kartu, tapi juga membaca situasi di meja. Jason Terry, asisten pelatih Utah Jazz dan mantan pemain NBA, menyatakan bahwa “komunikasi nonverbal dan kecerdasan strategis adalah inti dari spades.” Dia juga mengakui pengalaman di NBA membantunya dalam permainan ini.
Turnamen dengan Ambisi Besar
Wade memulai turnamen Stance pada tahun 2015 sebagai acara yang lebih intim. Sejumlah selebriti terkenal seperti Beyoncé dan Michael B. Jordan sudah pernah berpartisipasi. Tujuan Wade adalah menyatukan dua hal yang sangat disukainya: basket dan permainan kartu.
Bagi Wade, acara ini bukan sekadar kompetisi, tetapi juga menjadi terapi dan sarana membangun hubungan. Meskipun fokus saat ini adalah pada playoff NBA, suasana turnamen spades bisa menghadirkan ketegangan yang mirip dengan suasana pertandingan terakhir yang menentukan.
Dampak dan Popularitas di Kalangan Atlet
Dengan meningkatnya popularitas permainan spades di antara para atlet, turnamen seperti yang diadakan Wade selama All-Star Weekend dijamin akan terus menarik perhatian. Ini menunjukkan bahwa meskipun dunia olahraga sangat kompetitif, ada ruang untuk kenikmatan dan interaksi sosial di luar lapangan.
(BA/GN)
sumber : www.nytimes.com
Leave a comment