Pergerakan Ja Morant di Memphis Grizzlies: Dari Bintang Menjadi Dilema
Siapa sangka, setelah empat tahun meraih penghargaan Tim Kedua All-NBA, Ja Morant kini menjadi subjek yang dipertimbangkan untuk dijual oleh Memphis Grizzlies. Guard ber tinggi 6 kaki-2 ini sebelumnya menjadi wajah franchise, tetapi keadaan di NBA bisa berubah dengan cepat. Musim ini, Morant terlihat jauh dari performa terbaiknya. Setelah beberapa ketidaksepakatan dengan staf pelatih, analis NBA Tim MacMahon berpendapat bahwa kerjasama ini sulit untuk dilanjutkan.
Perjalanan Morant dalam Sejarah Grizzlies
Morant sempat menjadi salah satu atlet paling dicintai dalam sejarah Grizzlies. Dia mewakili karakter yang diharapkan para penggemar Memphis. Sayangnya, realitas keras NBA adalah “Apa yang bisa kamu lakukan untukku saat ini?”. Morant belum mampu memberikan banyak kontribusi baru-baru ini.
Statistik Menurun
Selama dua musim terakhir, Morant tidak pernah tampil lebih dari 60 pertandingan dalam satu musim. Saat ini, dia berpotensi gagal mencapai pencapaian tersebut untuk tahun ketiga berturut-turut. Selain itu, statistiknya saat ini menunjukkan penurunan yang signifikan sejak menjadi All-Star.
Morant mencetak rata-rata 19.0 poin, 7.6 assist, dan 3.6 turnover per pertandingan dengan persentase tembakan hanya 40.1%, serta 20.8% dari jarak tiga poin. Salah satu penyebab penurunan performanya adalah perubahan peran dalam sistem offense pelatih Tuomas Iisalo yang baru.
Ketegangan dengan Staf Pelatih
Berbeda dengan strategi pelatih Taylor Jenkins yang menonjolkan keterampilan Morant, filosofi Iisalo lebih mengedepankan permainan tim. Morant sendiri telah mengungkapkan ketidakpuasannya terhadap perannya, yang telah menimbulkan ketegangan antara dirinya dan staf pelatih. Ini tentunya bukan berita baik bagi tim yang memiliki ambisi untuk bersaing di playoff.
Peluang Perdagangan Morant
Situasi ini membuat Grizzlies mempertimbangkan untuk menjual Morant. MacMahon percaya bahwa langkah terbaik adalah mengambil keputusan sebelum terlambat.
“Ja Morant sudah mengalami konfrontasi yang sangat terdengar dengan pelatih rookie mereka,” ungkap MacMahon. “Semua orang di arena, apalagi di ruang ganti, tahu bahwa mereka ingin mengeluarkannya. Dan perasaan itu saling menguatkan. Sudah saatnya karir Ja Morant tidak bisa berlanjut di Memphis.”
Realita Paket Perdagangan
Ini mungkin bukan berita yang ingin didengar oleh penggemar Grizzlies, mengingat Morant adalah ikon mereka. Namun, kadang-kadang kenyataan terasa menyakitkan. MacMahon menjelaskan lebih jauh tentang harga yang mungkin bisa didapat Grizzlies jika melepas Morant di tahap ini.
“Shams melaporkan bahwa Grizzlies mencari pemain muda dan beberapa pilihan draft untuk Ja. Semoga berhasil dengan itu. Karena umpan balik yang kami terima tentang Ja tidak lebih baik daripada umpan balik tentang Trae. Bahkan, dalam beberapa kasus, bisa jadi lebih buruk,” kata MacMahon.
Perbandingan dengan Trae Young
Sebagaimana diketahui, Atlanta Hawks tidak menerima talenta muda atau modal draft untuk Trae Young. Paket yang diterima justru terdiri dari CJ McCollum dan Corey Kispert, dua pemain yang membantu mencocokkan gaji, termasuk kontrak expiring McCollum. Paket tersebut bisa menjadi gambaran bagi Grizzlies tentang potensi pulangan untuk Morant.
Siapa yang menyangka bahwa Desmond Bane bisa mendapatkan lebih banyak pilihan draft dibandingkan Morant? Ini menunjukkan betapa fluktuatifnya pasar perdagangan pemain. Masih ada beberapa minggu menjelang batas waktu perdagangan, yang akan menentukan masa depan Morant di Grizzlies untuk musim ini.
(BA/GN)
sumber : thesportsrush.com
Leave a comment