Peluang Perbaikan Roster NBA: Target Lakers di Draft Mendatang
Dalam melakukan perbaikan roster NBA di luar musim, pilihan yang ada cukup jelas meskipun hasil akhirnya tidak selalu pasti.
- Ada pemain bebas yang tidak terbatas.
- Ada pemain bebas yang terbatas.
- Ada perdagangan.
Selain itu, ada juga draft — menjadi pilihan paling tidak terduga karena tim NBA sering memilih pemain yang biasanya masih remaja atau di usia awal 20-an.
Pertandingan final Konferensi Barat antara Spurs dan Thunder menunjukkan betapa pentingnya draft dalam menetapkan kesuksesan jangka pendek dan potensial jangka panjang. Terutama dalam NBA modern, di mana pengeluaran tim dan pergerakan roster dapat terbatas bergantung pada status keuangan mereka.
Setelah dua pilihan putaran pertama terakhir mereka tidak memenuhi harapan (Jalen Hood-Schifino yang terpilih pada 2023 sudah tidak ada di NBA; Dalton Knecht yang terpilih pada 2024 keluar dari rotasi musim lalu), Lakers tidak dapat melakukan kesalahan dengan pilihan ke-25 di draft NBA dalam waktu kurang dari dua minggu. Siapa yang seharusnya mereka incar dengan pilihan putaran pertama mereka?
Jayden Quaintance, Big dari Kentucky
Statistik 2025-26: 5 poin, 5 rebound, 16.8 menit
Pengukuran: 6 kaki 9 inci (tanpa sepatu), 253 pon, sayap 7 kaki 5 ¼ inci, jangkauan berdiri 9 kaki 1 inci
Ikhtisar: Quaintance memulai karier kolegialnya di Arizona State, di mana ia cepat menjadi salah satu pemain bertahan paling serbaguna. Namun, ia mengalami cedera ACL pada lutut kanannya pada Februari 2025, mengakhiri musim pertamanya lebih awal. Ia hanya tampil 67 menit dalam empat pertandingan di Kentucky setelah kembali dari cedera. Kesehatannya akan sangat mempengaruhi di mana ia akan dipilih, tetapi kemampuan memblokir tembakan dan atletisnya bisa menjadikannya pemain yang berdampak sebagai rookie.
Tarris Reed Jr., Big dari UConn
Statistik 2025-26: 14.7 poin, 9 rebound, 2.3 assist, 2 blok, 27.3 menit
Pengukuran: 6 kaki 9 ¾ inci (tanpa sepatu), 263 pon, sayap 7 kaki 4 ¼ inci, jangkauan berdiri 9 kaki 2 inci
Ikhtisar: Reed bermain di Michigan selama dua musim sebelum pindah ke UConn. Ia memimpin Big East dalam persentase tembakan pada 2025-26 dengan 60.7, menunjukkan kemampuan yang baik saat menyerang ring. Ia tercatat sebagai pemain terberat kedua di NBA draft combine, memanfaatkan kekuatannya dengan baik sebagai pencetak gol dan pengumpul rebound.
Chris Cenac Jr., Big dari Houston
Statistik 2025-26: 9.5 poin, 7.9 rebound, 24.8 menit
Pengukuran: 6 kaki 10 ¼ inci (tanpa sepatu), 239 pon, sayap 7 kaki 5 inci, jangkauan berdiri 9 kaki 0 ½ inci
Ikhtisar: Cenac adalah prospek lima bintang pada kelas rekrutmen 2025, langsung menjadi starter untuk Houston setelah mereka mencapai final NCAA. Kombinasi ukuran dan atletisnya menjadikannya pemain menarik untuk masa depan. Namun, ia perlu meningkatkan kekuatannya. Meskipun kemungkinan tidak siap berkontribusi sebagai rookie, pendekatan sabar dalam pengembangannya bisa sangat bermanfaat.
Zuby Ejiofor, Big dari St. John’s
Statistik 2025-26: 16.3 poin, 7.3 rebound, 3.5 assist, 2.1 blok, 30 menit
Pengukuran: 6 kaki 7 ½ inci (tanpa sepatu), 245 pon, sayap 7 kaki 2 inci, jangkauan berdiri 8 kaki 11 inci
Ikhtisar: Ejiofor bermain untuk Red Storm di bawah Rick Pitino setelah memulai kariernya di Kansas. Meskipun memiliki ukuran yang lebih kecil, ia diperkirakan akan menjadi pemain bertahan yang serbaguna dengan kemampuan melakukan switch, berkat motor, kekuatan, dan kecerdasannya. Meskipun permainan ofensifnya terbatas, kepiawaiannya dalam pengambilan keputusan dapat membuka peluang bagi timnya.
Allen Graves, Forward dari Santa Clara
Statistik 2025-26: 11.8 poin, 6.5 rebound, 1.9 steal, 1.8 assist, 0.9 blok, 22.6 menit
Pengukuran: 6 kaki 7 ¾ inci (tanpa sepatu), 225 pon, sayap 7 kaki, jangkauan berdiri 8 kaki 10 ½ inci
Ikhtisar: Graves terpilih sebagai Freshman of the Year, Sixth Man of the Year, dan masuk dalam tim pertama All-WCC setelah menunjukkan performa yang luar biasa untuk Broncos. Kombinasi ukuran, keterampilan bertahan, dan kemampuan bermain secara keseluruhan membuatnya menjadi prospek menjanjikan di posisi forward.
Dengan banyaknya pilihan yang tersedia, Lakers harus cermat dalam menggunakan kesempatan mereka untuk memperkuat tim di draft mendatang. Setiap keputusan bisa menentukan arah tim ke depannya.
(BA/GN)
sumber : nypost.com
Leave a comment