Home Basket NBA Lakers siap menghidupkan kembali strategi offseason yang ditinggalkan NBA!
NBA

Lakers siap menghidupkan kembali strategi offseason yang ditinggalkan NBA!

Share
Share

Kesempatan Lakers di Pengunduran Diri Agen Bebas Terbatas

Sudah lama NBA tidak menyaksikan penggunaan agen bebas terbatas (RFA) secara efektif untuk merebut pemain dari tim lain. Anda perlu menyusuri catatan offseason lebih dari lima tahun lalu untuk menemukan contoh terakhir di mana seorang RFA menerima lembar tawaran dan timnya tidak mencocokkannya.

Contoh terakhir yang dikenal adalah Bogdan Bogdanovic pada 2020. Mantan pemain Sacramento Kings itu pindah ke Atlanta Hawks setelah timnya tidak mencocokkan perjanjian empat tahun senilai 72 juta dolar yang ditawarkan kepadanya. Sejak saat itu, situasi serupa jarang terjadi.

Lakers Berpotensi Mengubah Tren

Beberapa momen penawaran lembar tawaran telah terjadi sejak saat itu, namun tidak ada yang berhasil mengalihkan pemain ke tim lain. Tim yang mempertahankan pemain mereka biasanya akan mencocokkan tawaran tersebut. Los Angeles Lakers memiliki peluang untuk mengubah tren ini, terutama karena mereka memiliki ruang untuk berbelanja. Dave McMenamin mencatat bahwa Rob Pelinka dan timnya telah melakukan analisis mendalam terhadap kelas RFA tahun ini.

“Ada beberapa agen bebas terbatas yang sudah dianalisis secara mendalam oleh Lakers,” ungkap sumber yang dekat dengan pemikiran tim kepada ESPN.

Kendala Apron dan Implikasinya

Jika Lakers berencana memberikan lembar tawaran, ada empat nama yang menonjol sebagai kandidat. Mereka adalah Jalen Duren, Walker Kessler, Tari Eason, dan Peyton Watson. Namun, banyak yang mempertanyakan keefektifan upaya ini. Meskipun begitu, Lakers mungkin punya alasan untuk berpikir berbeda, terutama terkait apron pertama dan kedua.

Meski mencocokkan lembar tawaran tidak serta merta memicu masalah segera bagi tim yang ingin mempertahankan pemain, implikasi jangka panjang dari komitmen keuangan tersebut tetap ada. Misalnya, jika Utah Jazz harus mencocokkan tawaran sebesar 35 juta dolar untuk Kessler, fleksibilitas mereka untuk memperpanjang kontrak Keyonte George mungkin akan sangat terpengaruh.

Baca juga:  LeBron berkata, "Bukan malam ini!" Lakers menangi Game 3 dari Rockets.

Di sisi lain, situasi Peyton Watson dengan Denver Nuggets lebih rumit. Jika Nuggets mencocokkan lembar tawaran, mereka akan melewati apron kedua dan akan sulit untuk mempertahankan Christian Braun atau Cameron Johnson.

Peluang Memanfaatkan Kelemahan Rival

Kendala dari apron pertama dan kedua ini memberi peluang bagi Lakers untuk mengejutkan tim lawan. Mereka juga bisa memberikan tekanan yang memaksa tim lawan untuk mempertimbangkan skenario tanda dan perdagangan yang menguntungkan bagi Los Angeles.

Agen bebas terbatas mungkin telah menjadi hal yang sedikit diabaikan dalam beberapa tahun terakhir, namun tetap ada peluang untuk memanfaatkan keraguan finansial tim lain, terutama dengan adanya faktor-faktor apron yang menjadi perhatian utama.

(BA/GN)
sumber : lakeshowlife.com

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Bintang NBA ini soroti kekhawatiran soal LeBron di San Antonio.

Bintang NBA mengekspresikan kekhawatiran tentang kondisi LeBron di San Antonio, mengingat dampaknya...

Kendrick Perkins: Ini tiga pemimpin terbaik yang saya temui di NBA.

Kendrick Perkins mengungkapkan tiga pemimpin terbaik yang pernah ia temui di NBA,...

Destinasi Terpanas LeBron James di Offseason NBA 2026!

LeBron James menjelajahi destinasi terpanas di offseason NBA 2026, menikmati momen santai...

Menilai Kebutuhan Utama OKC Thunder Sebelum NBA Draft!

Sebelum NBA Draft, OKC Thunder perlu menilai kebutuhan utama mereka untuk memperkuat...