Home Basket NBA “Semua ini bagian dari cerita” – LeBron tentang rivalitas di NBA.
NBA

“Semua ini bagian dari cerita” – LeBron tentang rivalitas di NBA.

Share
Share

LeBron James dan Rival-Rivalnya Selama Karier

Ketika LeBron James berada pada puncak kariernya, tim lawan hanya bisa berharap pada keajaiban. Ia hampir tidak dapat dihentikan, sementara beberapa pemain menganggap diri mereka sebagai misi untuk menjatuhkannya.

Tak peduli jika mereka dianggap jauh di bawah King James yang memiliki riwayat prestasi luar biasa, ketika berhadapan dengan nomor punggung 23 atau 6, “penjahat” ini menggunakan segala cara untuk membatasi atau setidaknya memperlambat permainan LeBron.

LeBron mengungkapkan bahwa ia menikmati kompetisi melawan karakter-karakter ini dalam sebuah wawancara dengan Dave McMenamin dari ESPN. “Lebih baik? Saya tidak akan bilang begitu. Tetapi ini semua bagian dari perjalanan. Anda akan menemukan banyak antagonis di sepanjang karier Anda — mereka muncul dalam berbagai bentuk dan ukuran, dan saya menerima itu,” ungkapnya.

Villain-Villain LeBron Sepanjang Tahun

Selama 23 tahun kariernya, LeBron telah menghadapi banyak ‘villain’. Dari awal karier hingga masa tuanya, berbagai antagonis muncul dalam berbagai bentuk. Salah satu yang paling dikenal pada akhir 2000-an adalah DeShawn Stevenson.

Pada seri playoff 2008 antara Cleveland Cavaliers dan Washington Wizards, Stevenson secara terbuka menyebut James overrated, yang memicu berbagai balasan, bahkan hingga Jay-Z menyindir Stevenson dalam lagu. Meskipun perseteruan itu berujung damai setelah Stevenson meminta maaf.

Selanjutnya, ada Lance Stephenson, yang saat itu bermain untuk Indiana Pacers ketika LeBron membela Miami Heat. Di awal 2010-an, Heat dan Pacers menjadi rival di playoff, dan Stephenson dengan bangga menghadapi LeBron. Tindakan terkenalnya adalah ketika ia meniup telinga LeBron pada Final Konferensi Timur 2014, yang kemudian ia sesali.

Setelah Stephenson, datanglah pemain Boston Celtics, Jae Crowder, yang berusaha menggoyang konsentrasi James di salah satu periode dominan dalam kariernya. Ironisnya, kedua pemain ini akhirnya menjadi rekan satu tim LeBron.

Baca juga:  VIDEO EXTENDED: #3 KNICKS at #2 SPURS | NBA FINALS GAME 1 HIGHLIGHTS | June 3, 2026

Saat ini, di usia 41 tahun, LeBron masih memiliki sosok yang berusaha menjadi ‘villain’, yaitu Dillon Brooks. Guard berusia 30 tahun ini berusaha untuk memprovokasi LeBron dalam beberapa bentrokan playoff, meskipun tidak berhasil. Ia menyebut LeBron “tua” dan dikenal dengan julukan “Dillon si Penjahat”, Brooks masih ingin mengacaukan konsentrasi legenda NBA ini.

Peran Villain dalam Permainan

LeBron mengakui bahwa tidak semua interaksinya dengan para villain tersebut berjalan lancar, meskipun ia tidak menyebutkan nama siapa pun. Ia tidak keberatan dengan pemain yang ingin mengambil peran sebagai villain, karena ia juga menyukai peran tersebut. Bagi LeBron, pemain NBA adalah entertainer. Namun, ia menekankan pentingnya menjaga agar semuanya tetap dalam konteks permainan basket.

“Aneh saja. Tetapi jika Anda ingin bersaing, saya siap untuk bersaing. Jika Anda ingin berbicara sarkasme, kita juga bisa. Namun, ketika hal-hal itu sudah melampaui batas, itu mengganggu integritas permainan, dan saat itulah itu bukan lagi basket,” tambahnya.

Walaupun LeBron menikmati perannya sebagai villain, ia merasa tidak perlu menggunakan taktik aneh yang dipakai rivalnya. Ia mengaku bahwa hal-hal tersebut tidak memotivasi dirinya, dan ia lebih suka membiarkan permainannya berbicara.

“Saya tidak pernah menjadi orang yang memulai. Saya tidak tergerak untuk berbicara selama permainan. Prioritas saya selalu bermain permainan ini… Fokus pada kualitas permainan saya,” jelas LeBron.

Sejak Stevenson hingga Brooks, karier LeBron tidak akan sama tanpa hadangan-hadangan ini. Mereka memiliki beragam talenta, taktik, dan motivasi, namun hasilnya sering kali sama: LeBron tetap yang tertawa terakhir.

(BA/GN)
sumber : sports.yahoo.com

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Jam berapa NBA Finals malam ini? Jadwal dan channel Knicks vs. Spurs Game 4.

Saksikan pertarungan seru Knicks vs. Spurs di Game 4 NBA Finals malam...

Cooper Flagg masuk daftar 100 orang paling berpengaruh dalam olahraga versi Time!

Cooper Flagg, bintang muda basket, kini masuk daftar 100 orang paling berpengaruh...

Oberto: Spurs itu unik, Final NBA bakal seru dan emosional!

Oberto mengungkapkan keyakinan bahwa Spurs memiliki keunikan tersendiri. Dia berharap Final NBA...

Rumor Baru: LeBron James Suka, Warriors Tertarik Bergabung!

LeBron James dilaporkan menunjukkan ketertarikan untuk bergabung dengan Golden State Warriors, memicu...