Home Basket NBA Soul Power: Menyusuri Liga yang Mengangkat Dr. J ke Puncak
NBA

Soul Power: Menyusuri Liga yang Mengangkat Dr. J ke Puncak

Share
Soul Power: Menyusuri Liga yang Mengangkat Dr. J ke Puncak
Share

Dokumenter “Soul Power” Mengungkap Sejarah Liga ABA

Dalam pembuatan dokumenter “Soul Power: The Legend of the American Basketball Association,” Kenan Kamwana Holley bertanya kepada pemain basket tentang pengetahuan mereka mengenai ABA yang sudah lama dibubarkan.

Pengaruh Dr. J

“Kami mendapatkan video dari pemain muda NBA seperti Tyrese Haliburton dan RJ Barrett yang menjelaskan arti ABA bagi mereka, dan semuanya mengawali dengan Dr. J,” kata Holley. “Kami mengunjungi lapangan basket di seluruh negeri seperti Rucker Park di Harlem dan lapangan di Los Angeles tempat pembuatan ‘White Men Can’t Jump’. Setiap kali kami bertanya tentang ABA, mereka selalu menyebut, ‘Dr. J, Dr. J, Dr. J.’”

Dr. J, atau Julius Erving, adalah bintang basket yang mengubah permainan dengan gaya bermainnya yang mengesankan. Lima puluh tahun yang lalu, ABA memperkenalkan kompetisi slam dunk, dan penerbangan menakjubkan Erving dari garis lemparan bebas ke keranjang menjadi momen berkesan dalam musim terakhir liga tersebut.

Lebih dari Sekadar Sorotan Dr. J

Diputar pada Februari di Amazon Prime Video, dokumenter empat bagian ini, yang juga diproduksi oleh Erving, menawarkan lebih dari sekadar gambaran mengenai kariernya. Holley ingin menunjukkan sejarah liga yang kaya dengan inovasi dan semangat kebebasan yang ditawarkan kepada generasi muda.

Sejarah Liga ABA

ABA, yang meliputi beberapa tim seperti Denver Nuggets, Indiana Pacers, San Antonio Spurs, dan Brooklyn Nets (dahulu New York Nets), didirikan pada tahun 1967 dengan harapan untuk menggabungkan liga ini dengan NBA yang sudah mapan, sama seperti AFL yang melakukan hal serupa pada NFL setahun sebelumnya.

Prestasi yang Terabaikan

Buku dan dokumenter sebelumnya tentang ABA sering menekankan cerita lucu di balik layar liga yang kurang dana ini, sehingga mengabaikan kontribusi liga tersebut dalam sejarah basket. Namun, Holley menemukan bahwa permainan di ABA lebih cocok menjadi cikal bakal permainan modern dibandingkan NBA di akhir tahun 60-an dan awal 70-an. Liga ini juga dihuni oleh banyak pemain berbakat, termasuk Hall of Famers seperti Rick Barry, George Gervin, Artis Gilmore, Spencer Haywood, dan Dan Issel. Holley melihat bahwa tim-tim ABA sering kali mengalahkan tim-tim NBA dalam pertandingan eksibisi.

Baca juga:  Nuggets hadapi 76ers tanpa tujuh pemain rotasi, termasuk starter.

Fokus pada Keadilan dan Penghormatan

“Soul Power” tidak lagi terfokus pada anekdot aneh tentang pemain yang bermasalah, tetapi lebih pada gaya bermain dan kerukunan rasial yang relatif lebih baik saat itu dibandingkan NBA. Dokumenter ini juga membahas perjuangan pemain untuk mendapatkan penghormatan dan upah yang adil, yang menjadi salah satu isu penting pada masa itu.

Kepedulian Terhadap Sejarah

Erving menekankan pentingnya pengakuan terhadap kontribusi para pemain terhadap sejarah basket. Ia menyatakan, “Saya merasa semua pemain yang diwawancara sebelumnya digambarkan seperti badut, padahal tidak ada yang tahu apa yang telah mereka sumbangkan dalam sejarah basket.”

Kisah Erving dan Perjalanan ke ABA

Erving, yang lahir dan besar di Long Island, memiliki karier yang gemilang di NBA bersama Philadelphia, meraih penghargaan sebagai MVP liga dan gelar juara. Namun, dalam wawancara terbaru, Erving menyatakan bahwa ia sangat menghargai masa-masa ketika bermain di liga yang baru muncul tersebut.

“Saya sepenuhnya mendukung ABA,” ungkap Erving. “Apapun yang terkait dengan liga itu, saya akan ada di situ.”

Harapan dari “Soul Power”

Erving berharap dokumenter ini dapat menunjukkan bahwa mereka di ABA merasa setara dengan tim-tim NBA. “Negosiasi antara ABA dan NBA mengenai merger adalah salah satu bagian penting dalam sejarah basket yang dilupakan banyak orang,” ujarnya.

Mendapatkan Kontrak dan Inspirasi

Erving menceritakan perjalanan karirnya yang membawa keduanya ke ABA. Ketika menghadiri perkemahan pengembangan Olimpiade dan tampil baik, ia mendapatkan peluang yang tidak pernah ia bayangkan sebelumnya.

Dengan tawaran $500,000 untuk kontrak empat tahun dari Virginia Squires, keputusan untuk bergabung dengan ABA pun menjadi jelas. “Orangtua saya hanya berpenghasilan $15,000 setahun, jadi ini adalah keputusan yang mudah.”

Baca juga:  Tiga Bintang Absen di Pertandingan Pacers vs Cavaliers NBA Cup!

Pahlawan dan Inspirasi Pribadi

Erving mengungkapkan bahwa pahlawan dalam hidupnya termasuk Martin Luther King dan Bill Russell. Ia belajar banyak dari mereka, baik tentang kehidupan maupun tentang bagaimana menghadapi tantangan.

Erving bertekad untuk tidak mengecewakan ibunya, yang membentuk karakternya hingga menjadi ikon olahraga yang dikenal seperti sekarang.

Dokumenter “Soul Power” menawarkan wawasan yang penting mengenai sejarah ABA, menyoroti inovasi dan kontribusi pemain yang sering terlupakan dalam narasi besar olahraga basket. Dengan kehadiran Erving sebagai eksekutif produser, harapan besar agar liga ini mendapat perhatian yang pantas layak untuk ditangkap oleh penonton di masa kini.

(BA/GN)
sumber : www.sanjuandailystar.com

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Tim Patrick resmi bergabung dengan tim AFC!
NBA

Tim Patrick resmi bergabung dengan tim AFC!

Tim Patrick resmi bergabung dengan tim AFC, membawa semangat baru dan keterampilan...

Cavaliers bangkit, kalahkan Pistons 117-113 di OT!
NBA

Cavaliers bangkit, kalahkan Pistons 117-113 di OT!

Cavaliers menunjukkan semangat juang luar biasa dengan bangkit di waktu tambahan, mengalahkan...

Analisis Kevin O’Connor: Cade Cunningham Kunci Kesuksesan Pistons Menuju Playoff!
NBA

Analisis Kevin O’Connor: Cade Cunningham Kunci Kesuksesan Pistons Menuju Playoff!

Cade Cunningham menjadi kunci kesuksesan Pistons menuju playoff, menurut analisis Kevin O’Connor....

Moses Moody ajak Stephen Curry ke Little Rock!
NBA

Moses Moody ajak Stephen Curry ke Little Rock!

Moses Moody mengundang Stephen Curry untuk berkunjung ke Little Rock, berharap bisa...