Home Gaya Hidup

Sejauh Mana Pilihan Kita Mempengaruhi Kesehatan Seiring Bertambahnya Usia?

Gaya Hidup

Sejauh Mana Pilihan Kita Mempengaruhi Kesehatan Seiring Bertambahnya Usia?

Share
Share

Kesehatan Di Usia Tua: Seberapa Besar Pengaruh Pilihan Kita?

Sudah menjadi pengetahuan umum bahwa ada orang yang menghabiskan hidupnya dengan merusak kesehatan, seperti mengonsumsi alkohol secara berlebihan atau merokok, namun tetap bisa hidup hingga usia 80-an. Di sisi lain, banyak juga yang menjaga kesehatan dengan baik namun masih menderita penyakit.

Pertanyaan penting yang muncul adalah: seberapa besar kekuatan yang kita miliki atas kesehatan kita saat menua?

Studi Tentang Hidup Sehat

Para akademisi di Inggris mencoba menjawab pertanyaan ini dengan meluncurkan laporan berjudul Living Longer, Better pada Mei lalu. Laporan ini memberikan beberapa saran bermanfaat, seperti:

  • Tidak ada kata terlambat untuk mulai merawat diri dengan baik.
  • Kesehatan melibatkan manajemen stres, pola pikir positif, olahraga, waktu dengan orang terkasih, dan pola makan yang berbasis pada makanan utuh.
  • Pencegahan lebih baik daripada pengobatan.
  • Kesehatan adalah sesuatu yang kita ciptakan setiap hari melalui ribuan keputusan kecil yang terkumpul seiring waktu.

Laporan ini juga merinci kebiasaan tidur salah satu penulisnya, Sir Christopher Ball, yang melakukan “latihan rasa syukur” dengan mencatat hal-hal yang ia syukuri secara alfabetis sebelum tidur.

Kritik Terhadap Laporan

Akan tetapi, laporan ini menuai banyak kritik. Beberapa sebut kritik yang datang cukup tajam, dengan beberapa kalangan menyebut laporan ini “masalah” dan “pertanyaan etis” muncul terkait kutipan dari Ball yang menyatakan bahwa “80 persen penyebab penyakit saat tua disebabkan oleh pilihan hidup kita.”

Ball sendiri mengambil langkah-langkah drastis untuk mencapai usianya yang lebih panjang, mulai dari berlari maraton di usia 67 hingga beralih ke diet vegan. Namun, pandangan bahwa semua pilihan kita sepenuhnya terpisah dari kondisi sosial-ekonomi yang lebih besar menjadi dilema tersendiri.

Baca juga:  Pindahkan Fokus Anda dari Florida, Nikmati Pesona Kota-Kota Kecil dan Pantai Massachusetts yang Menggoda

Realita Yang Menghimpit

Asosiasi Prof. Phillip Baker menypointkan bahwa pernyataan yang menekankan pilihan individu mungkin mengabaikan fakta bahwa banyak orang tidak memiliki pilihan yang sama dalam hidup. Misalnya, mereka yang tinggal di lingkungan kurang beruntung seringkali tidak memiliki akses yang sama ke makanan sehat, pendidikan, dan kesempatan berolahraga. Ini tentunya membuktikan bahwa pilihan kita sering kali dibentuk sebelum kita lahir.

Penting untuk diingat bahwa kekayaan tidak terdistribusi merata di masyarakat. Badan kesehatan menunjukkan bahwa individu dengan status sosial-ekonomi rendah mungkin menghadapi lebih banyak tantangan terkait kesehatan; misalnya, mereka hidup dalam area dengan lebih banyak tempat fast food, yang berkontribusi pada risiko kesehatan yang lebih tinggi.

Pendapat Para Ahli

Tanggapan positif datang dari beberapa pihak, termasuk Associate Professor Susanne Röhr, yang mengatakan bahwa laporan ini menggarisbawahi pentingnya pencegahan dan peran faktor lingkungan dalam kesehatan. Ada bukti yang menyatakan bahwa hingga 80 persen penyakit kronis dan kematian prematur bisa dicegah melalui gaya hidup sehat.

Lebih dari itu, penelitian terbaru menunjukkan bahwa gaya hidup yang sehat bisa mengurangi risiko penyakit seperti kanker. Penelitian juga menunjukkan bahwa pengaruh genetik pada kesehatan kita tidak sebesar pengaruh gaya hidup yang kita jalani.

Namun, tidak semua orang berada dalam posisi yang sama untuk membuat pilihan sehat. Seperti yang dinyatakan oleh Baker, ada kebutuhan untuk mendistribusikan kekuasaan dan sumber daya secara lebih merata agar semua orang memiliki akses ke kesehatan yang layak.

Kesimpulan

Walaupun kita memang memiliki pilihan untuk memilih gaya hidup yang sehat, kenyataannya banyak dari kita tidak memiliki kesempatan yang sama. Berbagai faktor sosial dan ekonomi berpengaruh besar pada kesehatan kita. Oleh karena itu, memerlukan adanya tanggung jawab bersama dalam mewujudkan kondisi yang memungkinkan kesehatan, baik dari individu maupun dari lembaga dan pemerintah.

Baca juga: 

4 Aturan Praktis untuk Menjaga Kesehatan Mikroba Usus Anda

Intinya, meskipun ada hal-hal yang dapat kita lakukan untuk memperbaiki kesehatan kita, perubahan juga harus terjadi di tingkat sistemik agar semua orang dapat mendapatkan kesempatan yang sama untuk hidup sehat.

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Program Kesadaran “Pola Makan Sehat untuk Mahasiswa” di Govt Model Degree College Zanskar

Program Kesadaran "Pola Makan Sehat untuk Mahasiswa" di Govt Model Degree College...

Tips Sehat untuk Penggemar Sepak Bola di Hong Kong Selama Piala Dunia 2026

Nikmati Piala Dunia 2026 dengan sehat! Pertahankan kebugaran tubuh dengan olahraga ringan,...

"Apakah Gumitide Gummies Benar-benar Efektif untuk Manajemen Berat Badan?"

Gumitide Gummies menjanjikan dukungan dalam manajemen berat badan. Namun, apakah mereka benar-benar...

"Solusi Cerdas untuk Kesehatan dan Kebersihan Rumah Modern"

Dalam era modern, solusi cerdas untuk kesehatan dan kebersihan rumah meliputi teknologi...