Carlos Sainz Puji Perkembangan Lando Norris Usai Raih Gelar Perdana
Mantan rekan setim Lando Norris di Formula 1, Carlos Sainz, memberikan pujian tinggi atas pertumbuhan pembalap asal Inggris tersebut, menyusul keberhasilannya menyegel gelar juara dunia perdananya bulan lalu.
Perjalanan Norris Menuju Gelar Juara
Norris berhasil mengambil alih pimpinan klasemen di akhir musim, memanfaatkan penurunan performa rekan setimnya, Oscar Piastri. Ia sukses menahan gempuran Max Verstappen di lap-lap terakhir untuk mengunci gelar.
Keberhasilan pembalap berusia 26 tahun itu meraih gelar juara datang hampir tujuh tahun setelah ia melakukan debut grand prix bersama McLaren. Di dua musim pertamanya, Norris berduet dengan Sainz sebagai rekan setim.
Komentar Sainz: Kecepatan Norris Tak Tertandingi
Mengenang tahun-tahun awal Norris di F1, Sainz menyatakan bahwa tidak butuh waktu lama baginya untuk menyadari kecepatan murni pembalap Inggris itu.
“Saat itu, jelas apa yang segera saya lihat dari Lando adalah keterampilan yang luar biasa untuk mengemudikan mobil hingga batasnya dan mencetak lap kualifikasi yang sangat bagus,” kata Sainz kepada media termasuk RacingNews365.
“Saya pernah menjadi rekan setim dengan Charles (Leclerc), dengan Max (Verstappen), Lando. Saya sudah menjadi rekan setim dengan semua pembalap top di grid sekarang, dan saya dapat mengatakan bahwa Lando tidak kekurangan apa pun dalam hal kecepatan.
“Kecepatannya secepat siapa pun dan bahkan lebih cepat dari siapa pun pada hari terbaiknya.”
Konsistensi Kunci Sukses Norris
Sainz menegaskan bahwa kecepatan Norris tidak banyak berubah sejak debutnya. Sebaliknya, pembalap Spanyol itu menilai Norris telah bekerja keras untuk mengatasi masalah-masalah kecil di belakang kemudi dalam perjalanan menuju gelar juara.
“Apa yang paling ia kembangkan adalah konsistensi sepanjang tahun, menjadi kuat di trek-trek yang mungkin ia tidak terlalu kuat di beberapa tahun pertamanya dibandingkan saya.
“Sekarang ketika saya melihat cara mengemudinya dan betapa kuatnya dia di mana-mana, dia telah mengembangkan keterampilan yang datang dengan lebih banyak pengalaman, yaitu menjadi cepat dalam setiap keadaan, di setiap trek.
“Sekarang dia lebih merupakan pembalap serba bisa dibandingkan beberapa tahun pertamanya.
“Tapi saya tidak berpikir dia lebih cepat dari dua tahun itu. Ketika Anda tiba di F1, Anda secepat mungkin.
“Kemudian semuanya tentang mengembangkan keterampilan bagaimana menjadi cepat di setiap jenis tikungan atau di setiap jenis trek.”
Pengakuan dari Carlos Sainz ini menggarisbawahi evolusi Lando Norris dari pembalap muda berbakat menjadi juara dunia yang konsisten. Kematangan yang ditunjukkan Norris, baik dalam kecepatan maupun kemampuan beradaptasi di berbagai kondisi, telah menempatkannya sebagai salah satu talenta terbaik di Formula 1 saat ini dan menjadi tontonan menarik bagi penggemar balap.
(SA/GN)
sumber : racingnews365.com
Leave a comment