Tom Aspinall Disarankan Jangan Berkelahi dengan Dana White, Ini Alasannya
Juara interim kelas berat UFC, Tom Aspinall, mungkin telah mengalahkan hampir setiap lawan yang dihadapinya di dalam oktagon. Namun, ia tidak akan pernah menang jika berani menantang CEO UFC, Dana White.
Itulah pesan yang disampaikan oleh mantan juara dua divisi, Henry Cejudo, kepada Aspinall. Hubungan Aspinall dengan White dikabarkan memburuk setelah serangkaian insiden yang membuat petarung Inggris itu merasa kurang mendapat dukungan dari pimpinan UFC.
Konteks Ketegangan dan Kekesalan Aspinall
Kekecewaan Aspinall memuncak setelah insiden di pertarungan sebelumnya, yang membuatnya mengalami cedera serius dan berpotensi mengubah kariernya. Ia merasa tidak mendapatkan dukungan yang selayaknya dari Dana White terkait situasi tersebut, dan hal ini disebut-sebut telah merusak hubungan mereka.
Menurut Cejudo, memilih untuk berselisih dengan bos bukanlah langkah yang bijak. “Triple C” sendiri memiliki banyak pengalaman dalam bernegosiasi atau bahkan berselisih dengan pimpinan UFC.
Saran Berharga dari Henry Cejudo
“Hal terbesar yang harus Tom ambil dari semua ini adalah… dia harus ingat bahwa Dana White adalah seorang promotor,” kata Cejudo kepada Shakiel Mahjouri. “Dia adalah seorang promotor. Dana White belum pernah bertarung di dalam oktagon sebelumnya. Mentor saya mengatakan itu kepada saya, karena saya juga pernah sangat marah pada Dana.”
Cejudo menekankan pentingnya untuk tidak menganggap masalah ini secara personal. “Saya rasa Anda tidak boleh mengambil apa pun secara personal, karena Anda adalah seorang karyawan di bawah bos. Jadi jangan berkelahi dengan mereka, kawan. Biarkan saja. Dana, dan ini mungkin yang membuat Dana menjadi promotor yang baik, adalah dia akan mengatakan apa yang dia rasakan. Sejujurnya, saya agak menghargai fakta bahwa mereka juga tidak peduli,” lanjut Cejudo.
Pengalaman Cejudo Sendiri Bersama UFC
Seperti beberapa juara kelas terbang sebelumnya, Cejudo sendiri pernah merasa tidak mendapatkan rasa hormat yang pantas dari pimpinan UFC. Hal ini mendorongnya untuk melepaskan kedua gelarnya dan pensiun pada tahun 2020, setelah negosiasi untuk pertarungan yang lebih besar dan bayaran yang lebih tinggi tidak membuahkan hasil.
Cejudo mungkin berpikir White akan mengejarnya dan memohon agar ia kembali, namun ia salah membaca situasi. Ia akhirnya menghabiskan tiga tahun di pinggir ring sebelum kembali dan mencatatkan kekalahan dalam beberapa pertarungan terakhirnya.
Pilihan Sulit di Hadapan Aspinall
Kini, Aspinall berada di persimpangan jalan. Ia bisa terus menyuarakan kekesalannya terhadap UFC dan Dana White – beberapa alasannya mungkin valid, beberapa mungkin tidak – dan berisiko memancing kemarahan promotor.
Atau, ia bisa “memainkan permainan,” menyimpan pendapatnya untuk diri sendiri, dan membiarkan pengalamannya membimbing pengambilan keputusannya setelah dua pertarungan terakhir dalam kontraknya selesai. Keputusan Aspinall akan sangat menentukan arah kariernya di UFC ke depan.
Melihat kembali pengalaman Cejudo yang harus menghadapi konsekuensi atas perselisihannya dengan pimpinan, nasihat “Triple C” tampaknya sangat relevan bagi Tom Aspinall saat ini.
(OL/GN)
sumber : www.mmamania.com
Leave a comment