Home Olahraga Lainnya Gout Gout pecahkan rekor Bolt, tunjukkan jati diri usai dikomentari.
Olahraga Lainnya

Gout Gout pecahkan rekor Bolt, tunjukkan jati diri usai dikomentari.

Share
Gout Gout pecahkan rekor Bolt, tunjukkan jati diri usai dikomentari.
Share

Sprinter Muda Australia Gout Gout Terus Dibandingkan dengan Usain Bolt

Gout Gout menunjukkan ketenangan luar biasa meski terus-menerus dibanding-bandingkan dengan Usain Bolt, bahkan oleh Bolt sendiri. Sprinter berusia 17 tahun ini digadang-gadang sebagai bintang lari cepat dunia berikutnya, namun ia menghadapi tekanan tersebut dengan santai.

Memecahkan Rekor Usia Muda

Remaja sensasional ini sudah memecahkan berbagai rekor, padahal baru saja lulus sekolah. Tahun lalu, Gout menjadi sorotan utama setelah memecahkan rekor dunia 200m Usain Bolt untuk kategori U-16 di Kejuaraan Australian All Schools, dengan catatan waktu 20,04 detik.

Prestasi ini juga mengantarkannya meraih rekor nasional Australia, yang sebelumnya dipegang oleh Peter Norman sejak Olimpiade 1968. Pada bulan Juni, Gout bahkan memperbaiki catatan waktu terbaiknya menjadi 20,02 detik.

Melangkah ke jenjang berikutnya, Gout menjadi peserta 200m termuda di Kejuaraan Dunia September lalu, di mana ia berhasil mencapai semifinal. Gout secara terbuka menyatakan targetnya untuk meraih medali emas Olimpiade, dengan fokus utamanya pada Olimpiade Brisbane 2032, dan tidak keberatan jika dianggap sebagai “Usain Bolt berikutnya”.

Ketenangan dan Ambisi Emas

“Ini jelas sangat menginspirasi, karena mengetahui bahwa seluruh dunia berpikir dan percaya saya mirip dengannya dan berpotensi menjadi dirinya adalah sesuatu yang hanya bisa mengisi saya dengan kepercayaan diri,” kata Gout kepada Daily Mail. “Dan dibandingkan dengan atlet terhebat yang pernah saya lihat secara teknis sungguh luar biasa.”

“Semoga, saya bisa mencapai level mereka dan sampai pada titik di mana kami dibandingkan karena gelar, rekor, medali emas, dan hal-hal semacam itu. Impian utama saya adalah emas Olimpiade, semoga di nomor 200m di Los Angeles pada 2028 dan kemudian di Brisbane pada 2032. Jadi, itu sangat keren, pastinya.”

Gout menjelaskan bahwa ia tidak hanya terpaku pada Bolt. “Saya mencoba mempelajari sprinter lain, tidak hanya Bolt. Saya pasti melihat cara mereka bergerak dan cara mereka menampilkan diri. Apalagi berada di panggung terbesar dunia, Anda harus mengendalikan gugup, mengendalikan segalanya tentang itu.”

“Jadi saya pikir Bolt jelas merupakan contoh utama karena dia tidak membiarkan apa pun memengaruhinya. Dia orang yang sangat santai. Dia jelas masuk daftar atlet terhebat sepanjang masa bagi saya.”

Bimbingan dari Legenda dan Kontrak Jutaan Dolar

Gout menambahkan, “Dalam atletik, saya akan menyebut Noah Lyles, tentu saja. Dia teman baik.” Bintang muda Australia ini telah menjalin hubungan baik dengan juara Olimpiade 100m saat ini, Noah Lyles. Sprinter Amerika tersebut membantu membimbing Gout saat ia menapaki langkah-langkah berikutnya dalam kariernya.

Baca juga:  Kartu UFC 326 Terkuak! Holloway vs Oliveira Jadi Utama, Siap Panaskan Oktagon!

Namun, Lyles bukanlah satu-satunya nama besar yang menawarkan bimbingan kepada Gout. Peraih delapan medali emas Olimpiade, Bolt, juga menanggapi perbandingan antara dirinya dan Gout selama Kejuaraan Dunia baru-baru ini dan membagikan nasihat yang telah ia berikan.

“Bakat yang ia tunjukkan adalah jenis bakat yang sama seperti yang saya miliki saat muda,” kata Bolt. “Dan inilah mengapa saya mencoba menasihatinya untuk sangat berhati-hati dalam transisi karena saya mengalami masa sulit saat beralih ke level senior.”

Kombinasi kehebatan atletik Gout dan dukungan dari nama-nama besar telah membawanya pada kesepakatan yang menguntungkan. Ia menandatangani kontrak dengan Adidas tahun lalu, senilai £3 juta (sekitar Rp 62,5 miliar pada kurs saat ini), yang berlaku hingga Olimpiade 2032. Meskipun hal itu bisa mengintimidasi bagi seorang remaja, Gout tetap fokus pada tujuan utamanya.

Berbicara kepada FOX Sports Australia pada Mei lalu, ia mengatakan:

“Batasan saya jelas adalah memenangkan Olimpiade dan Kejuaraan Dunia, dan jujur saja, mendominasi seperti yang dilakukan Bolt. Saya pikir itu adalah batasan yang bisa saya capai.”

Dengan rekor-rekor yang sudah dipecahkan dan bimbingan dari para legenda, Gout Gout menjadi salah satu prospek paling menjanjikan di dunia atletik, siap mengukir sejarah di panggung Olimpiade mendatang.

(OL/GN)
sumber : www.mirror.co.uk

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Usyk vs. Rico: Duel Impian Lintas Arena, Siapa Jawara?

Usyk vs Rico: Duel impian lintas arena! Siapa jawara sejati pertarungan yang...

Mai Soliman: Lebih dari Ring, Kisahnya Bikin Terpana!

Mai Soliman: bukan sekadar atlet ring. Kisahnya melampaui arena, mengungkap perjalanan inspiratif...

UFC Belgrade: Gerbang Era Baru?

UFC Belgrade: Bukan sekadar event. Ini gerbang era baru MMA, siap lahirkan...

Biologi Indonesia Gacor, Borong 7 Medali OIBO 2026!

Indonesia bangga! Tim Biologi torehkan prestasi gemilang di OIBO 2026, memborong 7...