Home Olahraga Lainnya Meksiko Gerebek Besar: Motor, Narkoba Disita, Ada Apa dengan Ryan Wedding?
Olahraga Lainnya

Meksiko Gerebek Besar: Motor, Narkoba Disita, Ada Apa dengan Ryan Wedding?

Share
Share

Penggerebekan Besar di Meksiko Sita Medali Olimpiade, Terkait Buronan Mantan Atlet Snowboard Ryan Wedding

Pemerintah Meksiko telah melancarkan serangkaian penggerebekan yang berkaitan dengan Ryan Wedding, mantan atlet snowboard Olimpiade yang kini menjadi buronan. Dalam operasi tersebut, pihak berwenang menyita sepeda motor mewah, narkotika, dan bahkan medali Olimpiade.

Meski pihak penegak hukum dalam rilisnya tidak menyebut nama Wedding secara langsung, mereka menyatakan barang sitaan tersebut terkait dengan mantan atlet Olimpiade yang masuk dalam 10 buronan paling dicari oleh otoritas Amerika Serikat. Sebuah sumber pemerintah Meksiko kemudian mengonfirmasi bahwa penggerebekan tersebut memang terhubung dengan dugaan operasi perdagangan narkoba internasional yang dijalankan oleh pria asal Kanada itu.

Pihak berwenang mengidentifikasi empat properti di Mexico City dan Negara Bagian Meksiko di dekatnya yang terkait dengan penyelidikan ini. Dari properti-properti tersebut, mereka menyita 62 sepeda motor, dua medali Olimpiade, kartrid senjata, karya seni, dan berbagai dokumen. Polisi juga menemukan metamfetamin dan ganja di lokasi.

Belum jelas siapa pemilik medali Olimpiade yang disita tersebut, mengingat Ryan Wedding sendiri hanya menempati posisi ke-24 dalam nomor giant parallel slalom putra di Olimpiade Musim Dingin Salt Lake City 2002.

Konteks: Profil Ryan Wedding

Ryan Wedding adalah figur utama dalam penyelidikan panjang selama dua tahun yang dilakukan oleh Kepolisian Berkuda Kanada (RCMP) dan Biro Investigasi Federal AS (FBI). Sekitar 30 individu yang diduga terkait dengannya, sebagian besar menghadapi ekstradisi, telah ditangkap atau sedang dicari berdasarkan hukum AS.

Perburuan terhadap Wedding, pria berusia 44 tahun dari Thunder Bay, telah berlangsung lebih dari setahun. Pihak berwenang meyakini dia bersembunyi di Meksiko dengan bantuan Kartel Sinaloa, kelompok yang ditetapkan sebagai organisasi teroris oleh pemerintah Kanada dan AS. FBI bahkan telah menawarkan hadiah sebesar US$15 juta untuk informasi yang mengarah pada penangkapannya.

Baca juga:  India Gelar Kualifikasi Menembak Olimpiade LA 2028 di New Delhi.

Pejabat Amerika menuduh Wedding, selain perdagangan narkoba, juga memerintahkan pembunuhan puluhan orang di seluruh dunia, termasuk di Kanada, dan menargetkan “anggota keluarga tak bersalah” dari musuh-musuhnya. Dia menghadapi delapan dakwaan kejahatan berat.

Wedding, yang memiliki alias seperti “Public Enemy” dan “El Jefe”, telah masuk dalam daftar 10 Buronan Paling Dicari FBI sejak Maret lalu. Dia diduga memimpin kelompok kejahatan terorganisir yang berkonspirasi untuk membawa pengiriman kokain dalam jumlah besar ke Amerika Serikat dan Kanada.

Menurut dakwaan AS, buronan Kanada ini dan kaki tangannya diduga secara ekstensif menggunakan mata uang kripto, termasuk stablecoin Tether dan bursa kripto KuCoin, untuk mencuci hasil operasi narkoba mereka. Dakwaan tersebut menunjukkan adanya transaksi Tether senilai ratusan juta dolar yang bergerak di antara dompet yang dikendalikan oleh Wedding dan orang lain. Semua tuduhan ini belum diuji di pengadilan.

Konteks Internasional dan Reaksi

Falko Ernst, seorang analis keamanan di Mexico City, berkomentar, “Mengejar orang ini tampak seperti hadiah Natal yang sempurna bagi Amerika dalam konteks saat ini, di mana Meksiko harus menunjukkan kemauannya untuk memberikan hasil dari waktu ke waktu.” Ia menambahkan, “Sulit untuk mengatakan apakah dia adalah ikan besar seperti yang digambarkan beberapa pihak berwenang, tetapi dia sangat dikenal publik, cocok dengan profil protagonis Netflix, dan yang terpenting saat ini adalah kontrol narasi.”

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio memuji Meksiko atas kerja sama di bawah Presiden Claudia Sheinbaum. Ia mengatakan kepada wartawan bahwa “pemerintah Meksiko melakukan lebih banyak dalam hal keamanan saat ini daripada sebelumnya dalam sejarahnya. Banyak yang harus dilakukan, tetapi kami memiliki kerja sama.”

Baca juga:  Indonesia Tumbang Dramatis dari Vietnam, Fans Patah Hati.

Minggu ini, seorang pengacara yang terkait dengan Wedding, Deepak Paradkar, diberikan jaminan saat menghadapi ekstradisi AS atas tuduhan membantu merencanakan pembunuhan seorang saksi. Paradkar adalah satu dari delapan warga Kanada yang ditangkap sehubungan dengan kasus FBI terhadap Wedding, dan ia diduga melakukan konspirasi pembunuhan, perdagangan narkoba, serta konspirasi untuk merusak kesaksian.

Penggerebekan ini menandakan peningkatan kerja sama internasional dalam upaya menangkap buronan berprofil tinggi seperti Ryan Wedding, sekaligus menambah misteri baru terkait asal-usul medali Olimpiade yang disita dalam operasi tersebut.

(OL/GN)
sumber : www.theglobeandmail.com

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

UFC Trump di Gedung Putih: Habis 60 Juta Dolar, Malah Digugat.

UFC Trump di Gedung Putih: Habiskan $60 juta, malah digugat! Sebuah acara...

Indonesia Tumbang Dramatis dari Vietnam, Fans Patah Hati.

Indonesia tumbang dramatis dari Vietnam. Sebuah kekalahan menyakitkan di laga sengit. Jutaan...

Roger Gracie Bongkar: Leglock Tak Pas Untuk Real Fight!

Roger Gracie menegaskan leglock kurang efektif dalam pertarungan sungguhan. Menurutnya, teknik ini...

Astros Ledakkan Homerun Sejarah Baru Saat Lawan Athletics.

Astros meledakkan homerun bersejarah lawan Athletics, torehkan rekor baru yang menggemparkan jagat...