Serangan Gahar Patriots Menggila di Musim 2025
New England Patriots sukses mencatatkan delapan kemenangan beruntun dalam satu musim, sebuah pencapaian yang pertama kalinya diraih tanpa quarterback legendaris Tom Brady. Ini merupakan kedelapan kalinya dalam sejarah franchise Patriots mencapai torehan tersebut.
Performa Apik Drake Maye Pimpin Laju Kemenangan
Quarterback tahun kedua, Drake Maye, menunjukkan peningkatan signifikan di musim 2025 setelah kampanye rookie yang menjanjikan. Dalam kemenangan Week 11 atas Jets, Maye menjadi pemain ketiga sejak tahun 1950 yang meraih rating passer 80+ dan kemenangan dalam delapan pertandingan beruntun sebelum berusia 24 tahun. Ia bergabung dengan nama-nama besar seperti Lamar Jackson dan Dan Marino dalam daftar elit tersebut.
Maye memimpin NFL dengan 2.836 yard lemparan dan berada di urutan keempat dengan 20 touchdown passing. Ia juga menambah kontribusinya di darat dengan 70 kali lari, menghasilkan 285 yard, dan dua touchdown. Pilihan putaran pertama draft 2024 dari North Carolina ini rata-rata mencatatkan 8,9 yard per penyelesaian, tertinggi kedua di NFL, hanya di belakang quarterback Seattle, Sam Darnold. Menurut Pro Football Focus (PFF), persentase penyelesaian yang disesuaikan Maye mencapai 80,6%, angka tertinggi di antara semua quarterback dengan setidaknya 100 dropbacks.
Meskipun Maye sangat kuat dalam setiap aspek permainannya, ia telah dijatuhkan (sacked) sebanyak 36 kali dalam 11 pertandingan, menjadi yang terbanyak kedua di liga setelah quarterback Titans, Cam Ward. Ia juga menghadapi tekanan pada 39,2% dari dropbacks-nya, menurut PFF. Meski begitu, nilai ofensif PFF Maye sebesar 65,1% saat menghadapi tekanan adalah yang tertinggi kelima di NFL di antara quarterback dengan setidaknya 50 dropbacks di bawah tekanan.
Ledakan Rookie TreVeyon Henderson di Lini Serang
Rookie running back TreVeyon Henderson menunjukkan performa yang cemerlang dalam beberapa pekan terakhir, mencetak lima touchdown dalam dua pertandingan terakhir. Henderson menjadi rookie kedua dalam sejarah New England yang mencetak tiga touchdown dalam satu pertandingan pekan lalu, mengikuti jejak Rob Gronkowski. Dalam dua pertandingan terakhir, Henderson rata-rata mencatatkan 19,5 sentuhan dan 121,5 yard dari scrimmage per pertandingan, jauh meningkat dari rata-rata 9,7 sentuhan dan 46,0 yard per pertandingan di pekan 1-9.
Kontribusi Krusial Diggs dan Senjata Rahasia Lainnya
New England sukses mendatangkan veteran wide receiver Stefon Diggs di luar musim ini, dan empat kali Pro Bowler itu langsung menyatu dengan mulus di skema serangan tim. Diggs memimpin Patriots dengan 659 yard penerimaan dan 59 tangkapan. 71 targetnya menempatkannya di urutan ke-18 di NFL di antara wide receiver, dan nilai penerimaan PFF-nya sebesar 82,5% berada di peringkat ke-13.
Sementara itu, wide receiver Kayshon Boutte menikmati musim breakout yang kecil sebagai ancaman deep threat utama tim, rata-rata 18,7 yard per tangkapan, yang menempati peringkat ketujuh di NFL di antara receiver dengan setidaknya 10 target. Boutte juga memimpin tim dengan lima touchdown, diikuti oleh veteran tight end Hunter Henry dengan empat touchdown.
Kombinasi antara kepemimpinan Maye, ledakan Henderson, serta pengalaman dan talenta para penerima bola, menjadikan lini serang Patriots salah satu yang paling menarik untuk disimak di musim ini. Mereka kini menjadi kekuatan yang patut diperhitungkan dalam persaingan menuju babak playoff.
(OL/GN)
sumber : www.bengals.com
Leave a comment