Tragedi di Ring: Petarung MMA Isaac Johnson Meninggal Dunia Usai Pertandingan di Cicero
Seorang petarung seni bela diri campuran (MMA), Isaac T. Johnson, 31 tahun, meninggal dunia pada hari Jumat setelah ambruk saat kompetisi di Cicero, sebuah kota di pinggir Chicago. Kejadian nahas ini menyelimuti ajang Matador Fighter Challenge yang seharusnya menjadi panggung bagi para atlet.
Detik-detik Kejadian
Johnson ambruk menjelang akhir ronde ketiga dalam pertarungannya di Matador Fighter Challenge. Menurut promotor acara, Joe Goytia, ambulans segera dipanggil pada Jumat pukul 20:38 CT (Sabtu, 09:38 WIB) untuk membawa Johnson ke rumah sakit setempat. Di sana, ia kemudian dinyatakan meninggal dunia. Goytia menerima kabar duka tentang kematian Johnson dari seorang pegawai pengawas negara sekitar pukul 01:30 CT (Sabtu, 14:30 WIB).
Goytia menyatakan bahwa Johnson telah melewati pemeriksaan fisik pra-pertarungan yang diwajibkan secara hukum. Hingga saat ini, penyebab kematian Johnson belum diumumkan, dan Departemen Kepolisian Cicero sedang melakukan investigasi, sebagaimana dilaporkan oleh NBC 5 Chicago.
Joe Goytia mengungkapkan perasaannya pada Sabtu, “Saya masih memproses ini. Saya benar-benar tidak tahu. Saya tidak pernah menyangka dalam seribu tahun pun ini akan terjadi.”
Latar Belakang Pertandingan
Pertarungan pada hari Jumat itu merupakan laga tinju pertama bagi Johnson. Ia berhadapan dengan Corey Newell, yang sedang menjalani pertarungan keduanya, dalam sebuah pertandingan Thai boxing kelas berat. Thai boxing membatasi petarung untuk bertarung dalam posisi berdiri. Johnson dan Newell menggunakan sarung tinju 12 ons, pelindung tulang kering, dan pelindung mulut.
Goytia menggambarkan pertandingan itu sebagai “pertarungan sengit”. Keduanya melancarkan beberapa pukulan kuat, namun sebagian besar tidak mengenai sasaran. Kedua petarung terlihat kelelahan di beberapa momen, kata Goytia, bahkan keduanya sempat terjatuh bersamaan di awal pertarungan. Selain itu, tidak ada hal lain yang terlihat tidak biasa bagi promotor.
“Saya benar-benar tidak melihat mereka mendaratkan pukulan yang membuat saya berpikir, ‘Wow, itu penyebabnya’,” ujar Goytia.
Reaksi dan Dampak
Setelah Johnson ambruk di ronde ketiga, para dokter langsung melompat ke dalam ring dan mulai merawatnya. Ia masih hidup saat paramedis membawanya pergi. Pertarungan lainnya sempat ditunda selama 30 menit, namun acara tetap dilanjutkan setelah Johnson dibawa dari arena.
“Dalam lubuk hati Anda, Anda tahu ini adalah olahraga yang keras, Anda tahu cedera bisa terjadi dalam olahraga. Namun Anda tidak pernah berpikir ini akan terjadi,” kata Goytia. “Saya tahu semua protokol sudah diikuti dengan benar, namun dalam kasus ini, itu tidak berhasil.”
Tragedi ini tentu menjadi pengingat pahit akan risiko yang melekat dalam olahraga kontak seperti MMA dan tinju, meskipun semua prosedur keselamatan telah dipatuhi. Investigasi lebih lanjut diharapkan dapat memberikan kejelasan mengenai penyebab kematian Isaac Johnson dan dampaknya terhadap standar keselamatan dalam kompetisi semacam ini di masa mendatang.
(OL/GN)
sumber : www.nytimes.com
Leave a comment