Daniel Dubois Rebut Gelar WBO Heavyweight, Akhiri Rekor Tak Terkalahkan Fabio Wardley
Daniel Dubois berhasil merebut sabuk juara kelas berat World Boxing Organization (WBO) dari Fabio Wardley dalam pertarungan sengit yang berlangsung di Co-Op Live arena, Manchester, pada Sabtu, 9 Mei 2026. Kemenangan ini juga menghentikan rekor tak terkalahkan Wardley. Bagi Dubois, kemenangan ini sangat berarti setelah sebelumnya ia kehilangan gelar IBF di Wembley pada Juli tahun lalu, saat kalah dari juara unifikasi Oleksandr Usyk.
Pertarungan Sengit di Manchester
Duel antara Dubois (28 tahun) dan Wardley berjalan dramatis sejak awal. Hanya sekitar 10 detik setelah bel pembuka, Wardley sudah menjatuhkan Dubois ke kanvas. Tidak hanya itu, di ronde ketiga, Wardley yang melakoni pertahanan gelar perdananya, kembali melancarkan pukulan overhand right telak yang membuat Dubois berlutut sebelum akhirnya bangkit kembali.
Namun, setelah momen tersebut, Dubois mulai mengambil alih kendali. Ia melancarkan serangkaian pukulan keras yang membuat wajah Wardley berlumuran darah. Kondisi wajah Wardley semakin memburuk, bahkan wasit Howard Foster bisa saja menghentikan pertarungan jauh sebelum ronde ke-11 dari 12 ronde yang dijadwalkan.
Meskipun Dubois sempat tertekan, ia menunjukkan ketahanan luar biasa. Di ronde keempat, Dubois mengejutkan penonton dengan pukulan kanan telak yang mengguncang Wardley, namun sang juara bertahan menunjukkan dagu baja yang mengesankan. Akan tetapi, intensitas serangan dari Dubois terus meningkat. Pada ronde keenam, wajah Wardley sudah berlumuran darah dari luka di hidungnya, hingga membuat kemeja wasit ikut berubah merah.
Wardley, petarung berusia 31 tahun yang penuh semangat, entah bagaimana berhasil melewati akhir ronde. Di ronde ketujuh, ia menerima lebih banyak hukuman dari Dubois. Menjelang ronde kesembilan, Wardley nyaris tidak bisa melihat dengan mata kanannya, dan kepalanya bengkak. Namun, pertarungan terus berlanjut. Tampaknya hanya masalah waktu sebelum pertandingan dihentikan, mengingat kondisi wajah Wardley yang terlihat mengenaskan, namun kubunya tetap menolak untuk menariknya keluar. Wasit Foster pun membiarkannya bertinju sebelum akhirnya menghentikan kontes ini.
Bumbu Panas Jelang Laga
Ketegangan antara kedua petinju tidak hanya terjadi di atas ring, tetapi sudah dimulai sebelum pertandingan. Dubois mengaku kesal dengan komentar santai Wardley dalam wawancara pra-pertarungan. Wardley (21-0-1, 19 KO) kala itu sempat mengatakan bahwa Dubois akan menjadi “tukang sampah” jika petinju kelas berat asal London itu tidak menjadi petinju.
Komentar tersebut memicu reaksi keras dari Dubois, yang kemudian membalas: “Baiklah, saya akan membersihkan sampah itu. Saya adalah tukang sampah, dia adalah sampahnya, kawan. Saya akan membuang sampah itu.”
Daniel Dubois (kanan) melayangkan pukulan ke Fabio Wardley (kiri) dalam perebutan gelar WBO World Heavyweight di Manchester, Sabtu, 9 Mei 2026.
Penghormatan Sang Pemenang
Meskipun ada bumbu perseteruan pra-pertarungan, Dubois menunjukkan rasa hormat yang tinggi kepada Wardley setelah duel yang melelahkan itu. Kepada penyiar DAZN, Dubois menyampaikan: “Itu adalah perang, kami melewati masa-masa sulit. Terima kasih Fabio untuk itu, terima kasih. Saya tahu saya punya hati, banyak hati. Saya seorang pejuang di sana.”
Dubois menambahkan: “Saya harus mengerahkan segalanya dan mengandalkan semua kemampuan saya. Pertarungan yang hebat, pertarungan yang luar biasa. Tapi, saya nomor satu lagi.”
“Dia (Wardley) adalah petarung yang tangguh, pejuang yang tangguh, pejuang yang hebat. Terima kasih untuk pertarungan yang hebat ini, kawan. Sebuah kehormatan bisa berada di atas ring bersamamu,” ujarnya sebelum promotor veteran Frank Warren mengkonfirmasi adanya klausul pertandingan ulang dalam kontrak.
Konteks dan Rekor Petinju
Dubois sangat membutuhkan kemenangan ini menyusul kekalahan telak dari Usyk tahun lalu, sebuah kekalahan yang diperparah setelah sebuah video beredar menunjukkan adanya “pertemuan” di rumahnya hanya beberapa jam sebelum pertarungan. Kemenangan ini mengembalikan namanya ke puncak divisi kelas berat.
Dengan hasil ini, Daniel Dubois kini memiliki rekor profesional 23 kemenangan dan tiga kekalahan, dengan 21 di antaranya diraih melalui knockout. Sementara itu, Fabio Wardley (31 tahun) harus menerima kekalahan profesional pertamanya, membuat rekornya menjadi 21 kemenangan, satu kekalahan, dan satu hasil imbang, dengan 19 KO.
Kemenangan dramatis ini tidak hanya mengangkat kembali karier Dubois tetapi juga menyajikan salah satu pertarungan kelas berat paling menghibur dalam beberapa waktu terakhir. Dengan adanya klausul pertandingan ulang, penggemar tinju bisa berharap untuk melihat kedua petinju tangguh ini kembali saling berhadapan di masa depan.
(OL/GN)
sumber : e.vnexpress.net

Leave a comment