Jérôme Rothen Semprot Kinerja Marseille dan De Zerbi, Asisten Direktur OM Balas Menohok
Marseille tengah menjadi sorotan tajam setelah serangkaian hasil buruk di kompetisi Eropa. Situasi ini memancing komentar pedas dari mantan pemain dan pundit Prancis, Jérôme Rothen, yang secara terang-terangan mengkritik kinerja klub dan pelatih Roberto De Zerbi.
Kritik Tajam dari Jérôme Rothen
Berbicara di RMC Sport, Rothen tidak menahan diri dalam melontarkan kritikannya terhadap Olympique Marseille. Menurutnya, hasil-hasil yang diraih OM saat ini “konyol.”
“Hasil OM konyol, itulah kenyataannya. Mereka sedang kesulitan dan berada di grup tim-tim yang saat ini tersingkir dan lebih terlihat seperti tim Liga Europa daripada tim Liga Champions. Mari kita sebut apa adanya. Ketika Anda melihat rekor De Zerbi, itu adalah 10 pertandingan Liga Champions dan hanya satu kemenangan. Itu sudah merangkum semuanya. Secara taktis, dia tidak memiliki alat, dia tidak bisa menemukan bahan dan keterampilan untuk mendorong OM menjadi lebih baik. Dia dikalahkan oleh Juric, pelatih Atalanta. Ada kesalahan casting (rekrutmen).”
Rothen melanjutkan kritiknya dengan mempertanyakan siapa yang merekrut dan membangun skuad OM saat ini. Ia menyoroti perbedaan performa dan eksekusi teknis yang mencolok antara Marseille dengan tim lain seperti Atalanta, padahal sumber daya yang dimiliki Marseille tidak kalah jauh.
“Ketika Anda melihat sumber daya OM, yang bukan sumber daya Atalanta, dan Anda melihat perbedaan kinerja dan eksekusi teknis seperti itu,” ujarnya. Ia juga tidak luput menyoroti beberapa pemain. “Di pertandingan kemarin, selain Greenwood dan Rulli, sisanya tidak berguna. Para pemain yang ada kemarin, yang memiliki status khusus dan disorot seperti [Pierre-Emile] Hojbjerg. Mereka menyoroti bahwa dia adalah pemain berpengalaman, tetapi dia adalah pemain biasa saja! Anda melihat pertandingan besarnya di Liga Champions dan Anda akan melihat bahwa dia bukan apa-apa.”
Balasan Menohok dari Kubu Marseille
Komentar pedas Rothen mengenai “level Liga Europa” Marseille dan rekor buruk De Zerbi di Liga Champions ternyata tidak luput dari perhatian. Ali Zarrak, asisten direktur olahraga Marseille, Medhi Benatia, merespons balik kritikan tersebut melalui media sosial.
Zarrak mengunggah tangkapan layar percakapan pribadi antara dirinya dan Rothen, seraya menuliskan komentar yang cukup pedas.
“Tidak pantas menggigit tangan yang memberimu makan,” tulis Zarrak. “Tahun lalu, ketika Anda meminta kursi VIP lounge untuk setiap pertandingan, OM bukanlah tim yang mudah dikalahkan. Semuanya berjalan baik saat itu.”
Perdebatan ini dengan cepat menjadi viral, menambah panas situasi yang sudah tegang di Marseille setelah serangkaian hasil kurang memuaskan baru-baru ini. Insiden ini semakin memperjelas tekanan besar yang dihadapi klub dan manajemen dalam menghadapi ekspektasi para penggemar.
(LC/GN)
sumber : www.goal.com
Leave a comment