Home Sepakbola Champions League Di Canio: Inter Jagoan UCL, tapi Tim Italia Kok Susah?
Champions League

Di Canio: Inter Jagoan UCL, tapi Tim Italia Kok Susah?

Share
Di Canio: Inter Jagoan UCL, tapi Tim Italia Kok Susah?
Share

Di Canio: Inter Paling Siap untuk Liga Champions, tapi Ada Masalah di Madrid

Mantan bintang sepak bola, Paolo Di Canio, menyatakan bahwa Inter Milan adalah tim Italia yang paling mendekati gelar Liga Champions. Namun, ia juga merasa sulit bagi tim Italia mana pun untuk melaju jauh di kompetisi elite Eropa tersebut. Di Canio secara khusus menyoroti beberapa aspek yang tidak berjalan baik bagi Inter dalam kekalahan mereka melawan Atletico Madrid.

Inter saat ini berada di posisi keempat dalam klasemen sementara Liga Champions dengan raihan 12 poin dari lima pertandingan fase grup musim ini. Mereka sempat mencatat empat kemenangan beruntun, namun harus menelan kekalahan pertama mereka di Eropa dengan skor 2-1 dari Atletico Madrid di Metropolitano.

Inter Paling Siap di Liga Champions, tapi Perlu Evaluasi Mendalam

Di Canio mengakui potensi besar Inter, tetapi ia juga melihat adanya jurang pemisah antara klub-klub Italia dan tim-tim top Eropa lainnya. “Saya melihat Inter, Napoli, dan Milan di tiga posisi teratas (Serie A), tapi mari kita lihat urutannya,” kata Di Canio dalam wawancara dengan La Repubblica saat diminta prediksinya untuk Serie A.

Ia melanjutkan, “Saya pikir sulit bagi tim-tim Italia di Liga Champions, kami terpaut jauh dari klub-klub top Eropa lainnya. Inter adalah tim yang paling siap, tapi terlalu banyak hal yang tidak berjalan di Madrid.”

Kekalahan dari Atletico Madrid adalah kekalahan kedua beruntun bagi Inter. Meskipun Nerazzurri tidak bermain terlalu buruk secara keseluruhan, kekhawatiran muncul terkait rekor mereka dalam pertandingan-pertandingan besar di bawah asuhan pelatih Cristian Chivu, setelah menelan kekalahan dari Juventus, Milan, Napoli, dan Atletico musim ini.

Baca juga:  Capello: Conte Biang Kerok Loyonya Napoli di Liga Champions!

Sorotan Di Canio atas Masalah Inter di Laga Besar

Di Canio kemudian menguraikan beberapa masalah yang perlu ditangani oleh Chivu dan timnya. Ia menegaskan bahwa alasan “keberuntungan atau nasib buruk itu tidak ada.” Baginya, “Jika Anda membentur tiang, itu karena Anda tidak menembak dengan cukup baik.”

Di Canio juga mengidentifikasi apa yang menurutnya hilang dari skuad Nerazzurri saat ini. “Rasa lapar dan keganasan itu,” ujarnya. Ia memberikan contoh, “Calhanoglu kehilangan bola dan tidak merebutnya kembali. Mereka membutuhkan seorang Maldini, seorang Vialli di lapangan. Lautaro yang keluar sambil menggelengkan kepala bukanlah pertanda baik. Bonny terlihat dalam kondisi lebih baik daripada Thuram. Chivu harus memiliki keberanian untuk membicarakan perubahan hierarki.”

Komentar Di Canio ini menyoroti perlunya Inter untuk meningkatkan mentalitas dan efektivitas mereka dalam menghadapi tekanan di pertandingan-pertandingan besar jika ingin mewujudkan ambisi menjuarai Liga Champions.

(LC/GN)
sumber : football-italia.net

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Bayern Bertahan, Siap Hadapi Tantangan Selanjutnya di Champions League!

Bayern Munich tampil kokoh dan siap menghadapi tantangan selanjutnya di Liga Champions,...

Bayern Munich vs Real Madrid: Sorotan Penuh UEFA Champions League!

Dalam laga seru UEFA Champions League, Bayern Munich bertemu Real Madrid, menghadirkan...

Jadwal Semifinal Liga Champions 2025-2026: Siapa yang Akan Melangkah ke Final?

Jadwal semifinal Liga Champions 2025-2026 semakin dekat! Siapa yang akan meraih tiket...

Arbeloa buka suara tentang masa depan Real usai gugur di Liga Champions.

Arbeloa mengungkapkan harapannya untuk masa depan Real Madrid setelah gugur di Liga...