Raja Gol Liga Champions: Mengulas Para Top Scorer Sepanjang Masa
Liga Champions telah menjadi panggung bagi beberapa pencetak gol terbaik dalam sejarah sepak bola. Sebagai kompetisi antarklub paling bergengsi di Eropa, dan mungkin di dunia, turnamen ini telah dihiasi oleh sejumlah ikon lapangan hijau yang tak terhitung jumlahnya. Mari kita selami para legenda pencetak gol terbanyak sepanjang masa di Liga Champions.
Penyerang sensasional seperti Raul dan Andriy Shevchenko mendominasi era 1990-an dan 2000-an. Kemudian, Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi membawa seni mencetak gol ke level yang sama sekali baru. Kini, nama-nama seperti Erling Haaland dan Kylian Mbappe berambisi meniru jejak para pendahulu mereka, di tengah persaingan ketat dari striker veteran Robert Lewandowski.
Garisfinish.com mengulas daftar pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah kompetisi ini, yang dimulai sejak Piala Eropa (European Cup) pertama kali digelar pada tahun 1955.
Siapa Pencetak Gol Terbanyak Sepanjang Masa Liga Champions?
Seperti yang terlihat dari tabel di bawah ini, Cristiano Ronaldo adalah pencetak gol terbanyak dalam sejarah Liga Champions (termasuk Piala Eropa). Dia ditempel ketat oleh rival abadinya, Lionel Messi.
Ada jarak yang cukup signifikan antara kedua megabintang tersebut dengan pemain lainnya. Striker Barcelona, Robert Lewandowski, menempati posisi ketiga.
Karim Benzema menyusul di posisi keempat, sementara Raul melengkapi lima besar. Nama-nama seperti Kylian Mbappe, Thomas Muller, Ruud van Nistelrooy, dan Erling Haaland juga termasuk di antara yang terbaik lainnya dalam daftar.
Daftar Pencetak Gol Terbanyak Sepanjang Masa Liga Champions/Piala Eropa
| Peringkat | Pemain | Gol | Penampilan |
|---|---|---|---|
| 1 | Cristiano Ronaldo | 140 | 183 |
| 2 | Lionel Messi | 129 | 163 |
| 3 | Robert Lewandowski | 105 | 137 |
| 4 | Karim Benzema | 90 | 152 |
| 5 | Raul | 71 | 142 |
| 6 | Kylian Mbappe | 64 | 92 |
| 7 | Thomas Muller | 57 | 163 |
| 8 | Ruud van Nistelrooy | 56 | 73 |
| 9 | Erling Haaland | 54 | 53 |
| 10 | Thierry Henry | 50 | 112 |
| 11 | Alfredo Di Stefano | 49 | 58 |
| =12 | Mohamed Salah | 48 | 93 |
| =12 | Andriy Shevchenko | 48 | 100 |
| =12 | Zlatan Ibrahimovic | 48 | 124 |
| =15 | Eusebio | 46 | 65 |
| =15 | Filippo Inzaghi | 46 | 81 |
| 17 | Didier Drogba | 44 | 92 |
| 18 | Harry Kane | 45 | 62 |
| =19 | Neymar | 43 | 81 |
| =19 | Antoine Griezmann | 43 | 110 |
| 21 | Alessandro Del Piero | 42 | 89 |
| 22 | Sergio Aguero | 41 | 79 |
| 23 | Ferenc Puskas | 36 | 41 |
| 24 | Edinson Cavani | 35 | 70 |
| 25 | Gerd Muller | 34 | 35 |
*Data akurat per pertandingan yang dimainkan pada 3 Desember 2025
**Daftar ini mencakup data dari tahun 1955 hingga saat ini
***Pemain dengan huruf tebal masih aktif di kompetisi
Komposisi daftar pencetak gol terbanyak sepanjang masa ini didominasi oleh pemain-pemain yang bermain atau telah bermain di era modern Liga Champions (sejak 1992 dan seterusnya). Era ini memang menambahkan lebih banyak pertandingan kontinental ke kalender sepak bola saat ini. Secara spesifik, dari 25 pemain dalam daftar di atas, 21 di antaranya bermain sejak pertengahan 1990-an.

Meskipun demikian, dua pemain yang berlaga di era sebelum Liga Champions (saat turnamen dikenal sebagai Piala Eropa) masih tampil menonjol. Bintang Real Madrid legendaris, Alfredo Di Stefano, dan ikon Benfica, Eusebio, masuk dalam 15 besar.
Ferenc Puskas, yang bersinar untuk Real Madrid pada era 1950-an dan 1960-an, juga berada di 25 besar. Sementara itu, mantan striker Bayern Munich Gerd Muller sempat berada di 20 besar sebelum digeser oleh Mohamed Salah. Meskipun tersingkir, tidak ada pemain yang mendekati rasio gol per pertandingan Gerd Muller yang fenomenal sebesar 0,95, hingga kemunculan Erling Haaland pada tahun 2019.
Puskas memiliki rasio gol per pertandingan sebesar 0,85, dan Di Stefano sebesar 0,84, sementara Messi mencatatkan 0,79. Rasio Messi ini tak diragukan lagi adalah yang terbaik di era modern sebelum Haaland muncul, mencetak lebih dari satu gol per pertandingan (1,02).
(LC/GN)
sumber : www.goal.com
Leave a comment