Bologna Terluka di Villa Park, Vincenzo Italiano Tanggapi Keterpurukan Tim
Vincenzo Italiano mengungkapkan penyesalan atas perubahan taktis yang mengejutkan saat melawan Aston Villa, meski ia tetap mengapresiasi pencapaian Bologna yang melangkah ke perempat final Europa League.
Tim Rossoblu menyadari bahwa mereka menghadapi tugas berat setelah kalah 3-1 di leg pertama di kandang, terutama karena mereka juga mengalami kekalahan di Villa Park pada babak grup Europa League musim lalu.
Harapan untuk hasil yang lebih baik dari kekalahan 4-0 di leg kedua sirna ketika Federico Ravaglia juga gagal menahan penalti Morgan Rogers, yang langsung diikuti oleh gol Emiliano Buendia dari tendangan pojok.
Ollie Watkins dan Rogers, ditambah gol akrobatik Ezri Konsa, menuntaskan laga dengan kekalahan total 7-1 bagi Bologna.
Eksperimen Taktis Bologna Gagal di Villa Park
Italiano mengambil beberapa keputusan taktis yang tidak biasa malam itu, termasuk membalik posisi dua bek sayapnya.
“Menganalisis pertandingan ini jadi hal yang sia-sia,” kata Italiano kepada Sky Sport Italia. “Kami melakukan terlalu banyak kesalahan di leg pertama, jadi kami mencoba sesuatu yang berbeda.”
“Ketika Villa sangat baik dalam menjaga pertahanan di kotak penalti, kami harus memotong ke dalam dengan kaki dominan kami. Namun, itu bukan alasan utama kami kalah. Aston Villa sangat klinis dan memanfaatkan setiap peluang.”
Walaupun Bologna memulai laga dengan baik, tekanan dari Villa membuat mereka terpaksa mengubah strategi setelah tertinggal 4-1.
“Kualitas yang dimiliki Aston Villa saat ini jauh di atas kami. Mereka seharusnya berada di Liga Champions dan saya percaya mereka akan meraih trofi ini,” tambah Italiano.
Meski begitu, ia tetap mencatat bahwa semua kekalahan di Europa League musim ini hanya dialami dari tim yang sama, Aston Villa.
“Kami harus belajar dari perjalanan ini dan menyadari bahwa Aston Villa memiliki kecepatan ekstra dibanding kami. Kami terlalu banyak memberikan kesempatan yang tidak seharusnya.”
Menatap Tantangan Berikutnya
Saat ini, Bologna berada di papan tengah liga dan tersingkir dari Coppa Italia, sehingga peluang mereka untuk kembali ke kompetisi Eropa musim depan tampak tipis.
“Kami harus mempersiapkan diri untuk pertandingan sulit melawan Juventus dan menambal kekurangan yang ada,” jelas Italiano.
“Kami berharap dapat menyulitkan Villa, tetapi mereka terlalu agresif dalam tekanan sehingga kami tidak dapat berbuat banyak. Meski kalah, pencapaian menuju perempat final melampaui ekspektasi kami.”
Dengan hasil ini, Aston Villa melanjutkan langkah mereka menuju semi-final Europa League dan akan berhadapan dengan Nottingham Forest, sementara Braga akan bertemu dengan Freiburg.
(LC/GN)
sumber : football-italia.net
Leave a comment