Debut Liam Rosenior di Chelsea: The Blues Hadapi Charlton Athletic di Piala FA
London, Inggris – Era baru Chelsea di bawah arahan pelatih kepala Liam Rosenior resmi dimulai pada Sabtu malam (10/1/2026) saat The Blues menghadapi Charlton Athletic di putaran ketiga Piala FA. Pertandingan yang digelar di The Valley ini menjadi panggung perdana bagi Rosenior setelah ia ditunjuk menggantikan posisi sebelumnya.
Rosenior, yang mengambil alih tim setelah kekalahan Chelsea dari Fulham, langsung melakukan gebrakan dengan delapan perubahan signifikan pada skuadnya. Langkah ini diambil untuk memberikan kesempatan kepada para pemain muda dan menjaga kebugaran skuad inti menjelang jadwal padat, termasuk laga semifinal League Cup melawan Arsenal pada Rabu mendatang.
Persiapan dan Harapan Liam Rosenior
“Saya sangat bersemangat dan bangga menjadi pelatih kepala klub sepak bola ini. Rasanya seperti sudah tiga minggu, bukan tiga hari, dan saya sangat menantikan pertandingan ini. Semoga kami bisa menampilkan performa yang sangat bagus.”
“[Mengenai delapan perubahan] Kami memiliki skuad yang sangat bagus. Kami akan menghadapi banyak pertandingan dalam waktu singkat dan kami ingin bersaing di setiap kompetisi. Saya menaruh kepercayaan pada setiap pemain di grup ini. Semoga ini adalah keputusan yang tepat malam ini.”
“Saya menikmati setiap momen sejauh ini, tetapi saya ingin hasil di klub sepak bola ini. Kami tidak punya banyak waktu di lapangan latihan, tetapi kami sudah banyak berbicara tentang nilai-nilai dan apa yang ingin kami perjuangkan, dan para pemain sangat responsif.”
“[Apa yang bisa diharapkan penggemar dari tim Anda?] Sebuah tim yang tidak pernah menyerah. Tim yang berlari dan berjuang untuk satu sama lain, yang memiliki semangat dan kebersamaan. Selain itu, tim yang menikmati bermain sepak bola dan mengekspresikan diri mereka.”
Demikian pernyataan Liam Rosenior menjelang kick off, menunjukkan semangat dan ambisinya untuk Chelsea. Ia menekankan pentingnya mentalitas pantang menyerah dan permainan menyerang.
Susunan Pemain dan Strategi
Liam Rosenior melakukan rotasi besar-besaran, hanya menyisakan Tosin Adarabioyo, Moises Caicedo, dan Andrey Santos dari tim yang kalah dari Fulham. Uniknya, Tosin menjadi satu-satunya pemain di atas usia 24 tahun yang dipertahankan dalam starting XI. Beberapa pemain kunci seperti Enzo Fernandez, Pedro Neto, dan Estevao berada di bangku cadangan, sementara Cole Palmer diistirahatkan sepenuhnya.
Charlton, yang berada di peringkat ke-19 Championship, juga melakukan empat perubahan dari hasil imbang 2-2 mereka melawan Blackburn pada Minggu lalu.
Susunan Pemain Charlton (3-1-4-2):
- Mannion; Gough, Jones, Bell; Coventry; Bree, Docherty, Carey, Campbell; Leaburn, Kelman.
- Cadangan: Maynard-Brewer, Gillesphey, Anderson, Rankin-Costello, Berry, Knibbs, Apter, Fullah, Olaofe.
Susunan Pemain Chelsea (Awalnya 4-2-3-1, kemudian dikoreksi menjadi 3-2-4-1):
- Jorgensen; Acheampong, Adarabioyo, Badiashile, Hato; Caicedo, Santos; Bynoe-Gittens, Buonanotte, Garnacho; Guiu.
- Cadangan: Sanchez, Fofana, Chalobah, Essugo, Fernandez, Pedro Neto, Estevao, Joao Pedro, Delap.
Wasit yang memimpin pertandingan ini adalah Chris Kavanagh.
Jalannya Pertandingan
Peluit kick off dibunyikan dan suasana di The Valley langsung hidup. Charlton menunjukkan start yang baik, memberikan tekanan kepada Chelsea di awal pertandingan. Badiashile dari Chelsea langsung diganjar kartu kuning di menit ke-5 setelah menjatuhkan Leaburn, mantan akademi Chelsea. Charlton terus menekan, dan tendangan sudut mereka di menit ke-4 sempat membuat Jorgensen sedikit goyah, namun Chelsea berhasil mengatasinya.
Pada menit ke-12, pertandingan sempat terhenti karena adanya keadaan darurat medis di tribun penonton. Para pemain tetap menjaga kehangatan dengan saling mengoper bola selama penundaan yang berlangsung sekitar empat menit.
Setelah pertandingan dilanjutkan, Chelsea mulai mengambil alih kendali. Mereka mendominasi penguasaan bola, mencapai sekitar 80 persen. Pemain seperti Gittens menunjukkan ancaman di sisi kanan, melepaskan tembakan keras yang berhasil ditepis Mannion di menit ke-16. Andrey Santos juga mencoba peruntungan dari luar kotak penalti, namun tendangannya masih melebar tipis. Meskipun ada statistik operan awal yang mengejutkan, Chelsea secara bertahap berhasil memegang kendali penuh atas permainan.
Konteks Laga dan Momen Sejarah
Penunjukan Liam Rosenior sebagai pelatih kepala Chelsea memiliki makna historis. Ia adalah manajer kulit hitam ke-12 di Premier League, sebuah fakta yang disayangkan mengingat keragaman pemain di liga tersebut. Chelsea sendiri adalah klub Premier League pertama yang menunjuk manajer kulit hitam, yaitu Ruud Gullit pada tahun 1996. Perjalanan Rosenior, setelah sempat dipecat Hull City dan mengambil jalur berbeda bersama Strasbourg, menjadikannya pilihan yang menarik dan diharapkan menjadi titik balik bagi representasi manajer kulit hitam di sepak bola level tertinggi.
Piala FA babak ketiga ini diharapkan menjadi “pendaratan lembut” bagi Rosenior sebelum menghadapi tugas lebih berat di Premier League dan Liga Champions. Namun, sejarah Piala FA menunjukkan bahwa kejutan selalu mungkin terjadi, seperti yang diingatkan oleh pengalaman para pendukung Macclesfield.
Informasi Pertandingan
Pertandingan Charlton Athletic vs Chelsea di Piala FA Putaran Ketiga dijadwalkan kick off pada Minggu, 11 Januari 2026 pukul 03.00 WIB.
Para penggemar sepak bola di Indonesia dapat menyaksikan pertandingan ini secara legal melalui platform streaming resmi seperti Vidio atau beIN Sports.
(LC/GN)
sumber : www.theguardian.com
Leave a comment