Rekor Pertemuan PSG dan Arsenal Menjelang Final Liga Champions
Rekor Pertemuan
Paris Saint-Germain (PSG) dan Arsenal telah bertemu tujuh kali di turnamen UEFA, di mana masing-masing tim meraih dua kemenangan dan tiga pertandingan berakhir imbang. Pertemuan terakhir antara kedua tim terjadi pada semi-final Liga Champions musim lalu, di mana PSG menang agregat 3-1. Ousmane Dembele menjadi kunci kemenangan mereka dengan mencetak gol 1-0 di laga tandang, sebelum menambahkan dua gol di kandang melalui Fabian Ruiz dan Achraf Hakimi.
Pertandingan knockout lainnya antara kedua tim berlangsung di semi-final C2 Cup musim 1993-1994, di mana Arsenal menang setelah bermain imbang 1-1 di Paris dan menang 1-0 di kandang.
Statistik PSG
PSG, sebagai juara bertahan, menjadi klub Prancis pertama yang mencapai tiga final Liga Champions, serta tim pertama yang berhasil mencapai final secara beruntun. Musim lalu, mereka menjadi klub Prancis kedua yang meraih trofi ini setelah kemenangan Marseille pada musim 1992-1993.
PSG telah mencatat lima kemenangan beruntun dalam pertandingan knockout Liga Champions melawan klub-klub Inggris. Musim lalu, mereka mengeliminasi Liverpool, Aston Villa, dan Arsenal di babak 16 besar, perempat final, dan semi-final. Pada musim ini, mereka berhasil menyingkirkan Chelsea dan Liverpool di babak 16 besar dan perempat final.
Dalam 12 pertandingan terakhir di kompetisi UEFA melawan tim Inggris, PSG hanya mengalami satu kekalahan (9 menang, 2 imbang). PSG juga memimpin dalam pencapaian gol di liga dengan 44 gol, hanya satu gol lagi yang dibutuhkan untuk memecahkan rekor satu musim yang dipegang Barcelona sejak musim 1999-2000.
Pelatih Luis Enrique mencapai final Liga Champions untuk ketiga kalinya sebagai pelatih, setelah sebelumnya membawa Barcelona juara pada tahun 2015 dan PSG musim lalu. Hanya ada empat pelatih yang meraih lebih dari dua gelar di arena ini, termasuk Carlo Ancelotti dengan lima gelar, diikuti Bob Paisley, Zinedine Zidane, dan Pep Guardiola dengan masing-masing tiga gelar.
Khvicha Kvaratskhelia telah menyamai rekor Zlatan Ibrahimović untuk gol terbanyak dalam satu musim Liga Champions untuk PSG, dengan 10 gol musim ini. Ia juga mencatatkan assist terbanyak di babak knockout Liga Champions musim ini dengan 10 assist (7 gol dan 3 assist).
Statistik Arsenal
Arsenal mencapai final Liga Champions untuk kedua kalinya, dengan final sebelumnya terjadi 20 tahun lalu pada musim 2005-2006, di mana mereka kalah dari Barcelona dengan skor 1-2 di Paris.
Arsenal menjadi klub Inggris kelima yang mencapai final Liga Champions dalam delapan musim terakhir, setelah Liverpool (dua kali), Tottenham Hotspur, Manchester City (dua kali), dan Chelsea.
Tim arahan Mikel Arteta berambisi menjadi klub Inggris ketujuh yang meraih trofi Liga Champions setelah Aston Villa, Chelsea, Liverpool, Manchester City, Manchester United, dan Nottingham Forest.
Arsenal masih menjadi satu-satunya tim yang belum mengalami kekalahan musim ini (11 menang, 3 imbang), yang merupakan catatan tak terkalahkan terpanjang dalam sejarah mereka di Liga Champions. Mereka juga merupakan tim pertama yang tidak terkalahkan dalam 14 pertandingan di awal musim Liga Champions.
Dengan sembilan clean sheet musim ini, Arsenal hanya perlu satu pertandingan lagi untuk menyamai rekor clean sheet dalam satu musim (era Liga Champions, dari fase grup hingga final), yang sebelumnya dipegang oleh Arsenal sendiri pada musim 2005-2006 dan Real Madrid pada musim 2015-2016.
Mikel Arteta menjadi pelatih Spanyol keempat yang mencapai final Liga Champions dengan tim non-Spanyol, setelah Rafa Benítez (Liverpool), Pep Guardiola (Manchester City), dan Luis Enrique (PSG).
Arsenal telah menggunakan 29 pemain berbeda di Liga Champions musim ini, dengan David Raya dan Gabriel Martinelli mencatatkan penampilan terbanyak yaitu 13 kali. Myles Lewis-Skelly (19 tahun dan 246 hari) berpotensi menjadi pemain Inggris kedua yang mencapai 20 penampilan Liga Champions sebagai remaja, setelah Jude Bellingham (19 tahun dan 104 hari).
Final Liga Champions antara PSG vs Arsenal dijadwalkan berlangsung pada 30 Mei pukul 11:00 WIB di Puskas Arena, Hungaria.
(LC/GN)
sumber : news.laodong.vn
Leave a comment