Jurrien Timber Masih Berharap Bisa Tampil di Final Liga Champions
Pemain belakang kanan Arsenal, Jurrien Timber, menyatakan bahwa ia tidak menyerah untuk bisa tampil di final Liga Champions meski tengah berjuang pulih dari cedera groin. Pemain asal Belanda ini menarik diri dari skuad Belanda saat jeda internasional pada bulan Maret lalu, dan saat itu cedera yang dialaminya tidak dianggap serius.
Namun, Timber kini sudah dua bulan absen dan melewatkan 13 pertandingan terakhir Arsenal di semua kompetisi tanpa kejelasan kapan ia bisa kembali bermain. Situasi ini semakin memperburuk kondisi pelatih Mikel Arteta, di mana rekan satu posisinya, Ben White, juga mengalami cedera lutut yang cukup parah saat melawan West Ham United dua pekan lalu. Ini membuat White tidak bisa tampil di final Liga Champions menghadapi Paris Saint-Germain pada 30 Mei mendatang.
Kesulitan di Posisi Bek Kanan
Ketiadaan White dan Timber membuat Cristhian Mosquera menjadi satu-satunya pilihan yang diakui Arteta untuk posisi bek kanan. Meskipun Declan Rice juga telah dicoba di posisi darurat tersebut, hasilnya belum konsisten. Rice tampil baik saat menang melawan Brighton & Hove Albion pada bulan Desember, tetapi kurang menjanjikan saat melawan West Ham, sehingga Arteta memutuskan untuk mengembalikannya ke posisi gelandang.
Saat ditanya mengenai kemungkinan tampil di final Liga Champions, Arteta tidak menutup peluang Timber meskipun mengakui bahwa kondisi Timber belum sepenuhnya pulih, berbeda dengan Mikel Merino yang sudah tersedia setelah cedera. Kepala pelatih timnas Belanda, Ronald Koeman, lebih pesimis, menyatakan bahwa kondisi Timber “tidak terlihat menjanjikan” baik untuk final Liga Champions maupun Piala Dunia.
Meski demikian, Timber tetap optimis, mengatakan, “Semoga saya bisa tampil di final Liga Champions. Ya, ada harapan. Tapi seperti yang saya katakan, kita lihat saja.” Ia menambahkan, “Saya bekerja sangat keras. Bermain di final Liga Champions adalah mimpi, dan saya akan memberikan segalanya, termasuk untuk Piala Dunia.” Pada musim ini, Timber telah memberikan 11 kontribusi gol untuk tim, dengan mencetak empat gol dan tujuh assist dari 43 penampilan di semua kompetisi.
Risiko Mosquera dan Alternatif Lainnya
Dengan absennya White dan Timber menjelang laga melawan Crystal Palace, Arteta tampaknya tak punya pilihan selain memasang Mosquera di posisi bek kanan, di saat Arsenal sangat mungkin melakukan beberapa perubahan pada posisi lainnya. Jika Mosquera juga mengalami cedera di Selhurst Park, Arteta akan menghadapi masalah jika Timber belum kembali tersedia untuk menghadapi PSG.
Rice kemungkinan menjadi kandidat utama menggantikan Mosquera, mengingat Arsenal memiliki banyak opsi di lini tengah, termasuk Martin Zubimendi, Christian Norgaard, Myles Lewis-Skelly, Merino, Eberechi Eze, dan Martin Odegaard. Sebagai alternatif, William Saliba dapat digeser ke posisi bek kanan, sedangkan Piero Hincapie atau Riccardo Calafiori akan berduet dengan Gabriel Magalhaes di jantung pertahanan, sementara yang lain bermain di posisi bek kiri. Saliba sendiri tercatat pernah bermain di bek kanan dalam tujuh pertandingan di karier klubnya, meski terakhir kali dilakukan saat dipinjamkan ke Marseille di musim 2021-2022.
Situasi ini menambah tantangan bagi Arsenal yang sedang bersiap untuk bentrokan besar di final Liga Champions. Ketidakpastian di posisi bek kanan menjadi perhatian, seiring dengan harapan akan kembalinya Timber di laga penting tersebut.
(LC/GN)
sumber : www.sportsmole.co.uk
Leave a comment