Keputusan Berbayar untuk Final Liga Champions Tuai Kritik
Perdana Menteri Inggris, Sir Keir Starmer, mengungkapkan rasa kecewa karena final Liga Champions antara Arsenal dan Paris Saint-Germain (PSG) tidak akan disiarkan secara gratis untuk pertama kalinya dalam 34 tahun sejarah kompetisi ini. Dalam suratnya kepada TNT Sports, ia menekankan bahwa “orang-orang yang bekerja keras seharusnya tidak perlu khawatir untuk mengeluarkan biaya berlangganan demi menyaksikan pertandingan sebesar ini.”
Pandangan Perdana Menteri
Sir Keir menyatakan, “Saya merasa sedih melihat bahwa, untuk pertama kalinya sejak kompetisi dimulai 34 tahun yang lalu, TNT Sports telah memutuskan bahwa final Liga Champions tidak akan tersedia untuk ditonton secara gratis di UK.” Ia juga menambahkan bahwa final turnamen ini adalah hal yang sangat berarti bagi penggemar sepak bola di Inggris.
Ia menyampaikan seruan agar TNT Sports mempertimbangkan kembali keputusan ini dan menjadikan final di hari Sabtu mendatang dapat diakses tanpa biaya bagi jutaan pencinta sepak bola di seluruh negeri.
Informasi Siaran
Final Liga Champions dijadwalkan berlangsung pada hari Sabtu, 30 Mei 2026, dan bisa disaksikan melalui TNT Sports. Pelanggan baru dapat berlangganan mulai dari £4.99 untuk menyaksikan pertandingan ini.
Kritik Terhadap Keputusan Ini
Keputusan untuk menjadikan final Liga Champions berbayar mengundang banyak kritik. Selama bertahun-tahun, pertandingan ini telah disiarkan di TV gratis atau tersedia untuk streaming tanpa biaya. Seorang juru bicara TNT Sports menyatakan, “Ini adalah keistimewaan bagi kami untuk menyajikan kompetisi klub UEFA kepada penggemar sepak bola di UK sepanjang musim. Kami bangga mendukung tiga klub Premier League yang mencapai final ini.
Arsenal akan menghadapi PSG, yang merupakan juara bertahan, dalam final yang akan digelar di Budapest. Starmer juga menekankan pentingnya mempertahankan aksesibilitas bagi penggemar dalam menonton olahraga yang mereka cintai.
Kesimpulan
Langkah ini dapat berdampak pada bagaimana penggemar melihat akses ke pertandingan tingkat tinggi di masa depan. Ada harapan agar penyelenggara mempertimbangkan ulang kebijakan ini untuk menjaga hubungan antara klub dan penggemarnya, terutama dalam turnamen bergengsi seperti Liga Champions.
(LC/GN)
sumber : www.lbc.co.uk
Leave a comment