Kontroversi Tiket Piala Dunia 2026: Harga ‘Selangit’ Picu Amarah Suporter
Kontroversi mengenai harga tiket Piala Dunia 2026 mencuat awal bulan ini setelah detail biaya tiket dirilis kepada federasi-federasi nasional. Para penggemar dikejutkan dengan temuan bahwa untuk mengikuti tim favorit mereka dari pertandingan pertama hingga final, dibutuhkan biaya lebih dari £5.000 (lima ribu Poundsterling) bahkan untuk kursi termurah sekalipun. Angka tersebut belum termasuk biaya perjalanan dan akomodasi.
Lonjakan harga ini sangat drastis jika dibandingkan dengan turnamen sebelumnya, seperti Piala Dunia 2022 di Qatar, di mana tiket fase grup memiliki harga standar sekitar £68.50 (enam puluh delapan setengah Poundsterling). Kelompok-kelompok suporter langsung mengecam strategi penetapan harga ini.
Kenaikan Harga yang Fantastis
Perbandingan harga tiket antara Piala Dunia sebelumnya dan edisi 2026 menunjukkan peningkatan yang signifikan. Di Qatar, para penggemar masih bisa mendapatkan tiket pertandingan grup dengan harga yang relatif terjangkau. Namun untuk edisi selanjutnya, yang akan diselenggarakan di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, tampaknya biaya yang harus dikeluarkan akan berkali-kali lipat.
John MacLean, CEO Scottish Football Supporters Association (SFSA), menyoroti peningkatan drastis tersebut. Menurutnya, harga tiket dalam beberapa kasus “lima kali lipat dari biaya di Qatar” dan ia mendesak FIFA untuk memikirkan kembali kebijakan ini. Kenaikan yang begitu besar dikhawatirkan akan membebani suporter setia yang ingin mendukung timnya secara langsung.
Reaksi Keras dari Kelompok Suporter
Football Supporters’ Association (FSA) dengan tegas melabeli harga tiket tersebut sebagai “skandal” dan “penghinaan yang menggelikan” bagi penggemar pada umumnya. Reaksi serupa juga datang dari Football Supporters Europe (FSE), sebuah kelompok yang mewakili kepentingan suporter sepak bola Eropa. Mereka menyatakan keheranan atas biaya yang mereka sebut “selangit” tersebut.
Kecaman ini menunjukkan tingkat kekecewaan yang mendalam dari basis penggemar sepak bola global. Mereka berpendapat bahwa sepak bola seharusnya tetap dapat diakses oleh semua kalangan, dan harga tiket yang begitu tinggi berpotensi mengesampingkan sebagian besar penggemar setia. Desakan untuk FIFA agar meninjau ulang kebijakan harga ini kini menjadi sorotan utama di kalangan komunitas suporter.
Dengan adanya desakan kuat dari berbagai kelompok suporter, nasib harga tiket Piala Dunia 2026 masih menjadi pertanyaan besar. Apakah FIFA akan menanggapi protes ini dan melakukan penyesuaian, ataukah para penggemar harus bersiap merogoh kocek lebih dalam untuk bisa merasakan atmosfer langsung turnamen sepak bola terbesar di dunia tersebut.
(WC/GN)
sumber : www.goal.com
Leave a comment