Pertahanan Chelsea saat Melawan Arsenal
Chelsea mengalami kekalahan di Premier League saat menghadapi Arsenal dengan menerapkan sistem hybrid dalam bertahan. Dalam strategi ini, lima pemain Chelsea mempertahankan posisi zonal: Jorrel Hato dan Trevoh Chalobah berada di tiang dekat, Cole Palmer di sisi dekat kotak enam yard, Pedro Neto di titik penalti, dan Joao Pedro di belakang gawang. Sementara itu, lima pemain lainnya bertugas untuk melakukan marking terhadap ancaman berbahaya dari Arsenal.
Persiapan Arsenal
Strategi pertahanan Chelsea ini mencuri perhatian Nicolas Jover, pelatih set-piece Arsenal, yang tentu akan mempertimbangkan hal ini saat menyusun rencana serangan. Para pemain yang bertahan secara zonal memilih untuk bertahan di posisi mereka daripada mengikuti pergerakan lawan. Hal ini bertujuan untuk menjaga area-area berbahaya di dalam kotak penalti.
Pentingnya Posisi Zonal
Tiang dekat biasanya menjadi area di mana penyerang berusaha untuk menyundul bola. Posisi Pedro juga menjadi titik fokus di mana tim-tim seperti Arsenal cenderung mengincar untuk mencetak gol. Dengan memprediksi posisi pertahanan pemain-pemain tertentu saat terjadi tendangan sudut, tim penyerang dapat merancang rutinitas guna membuka dan memanfaatkan ruang yang ada.
- Dari tiga pemain Chelsea yang bertahan di tiang dekat, Arsenal mengetahui bahwa tiang belakang akan kurang penjagaan.
Dampak Strategi Pertahanan
Strategi ini bukan hanya sekadar pilihan taktis, tetapi juga mempengaruhi bagaimana Arsenal merancang setiap serangan. Ketika Chelsea terlihat lemah di tiang belakang, itu menjadi kesempatan bagi Arsenal untuk mencetak gol. Dengan hasil ini, Chelsea akan perlu evaluasi mendalam terhadap strategi bertahan mereka menuju laga-laga selanjutnya.
(PL/GN)
sumber : www.bbc.com
Leave a comment