Perjalanan Pertahanan Arsenal dari Masa ke Masa
Era 2006: Dominasi di Liga dan Piala
Setelah melakukan transfer kontroversial dari Tottenham pada tahun 2001, Sol Campbell berhasil meraih dua gelar liga dan tiga Piala FA bersama Arsenal, serta mencetak gol di final Liga Champions 2006. Bersamanya, Kolo Toure yang merupakan pemain asal Pantai Gading, diubah oleh Wenger dari seorang gelandang menjadi salah satu bek tengah terbaik di liga.
Keduanya merupakan bagian penting dari musim Invincible Arsenal. Di posisi bek kanan, Emmanuel Eboue, juga dari Pantai Gading, menjadi sosok yang dicintai penggemar Arsenal dengan total 214 penampilan antara 2005 hingga 2011.
Sementara itu, Ashley Cole dianggap sebagai salah satu bek kiri terbaik dalam sejarah Premier League. Ia adalah bagian dari skuad Invincibles Arsenal pada 2003-04 dan juga merupakan bagian dari tim Chelsea yang mencetak rekor 103 gol di musim 2009-10.
Menuju 2026: Pemain Kunci di Pertahanan
Untuk tim arahan Arteta, bek tengah asal Prancis William Saliba tampil sangat mengesankan dan terpilih dalam tim terbaik PFA selama tiga musim berturut-turut dari 2023 hingga 2025. Di sampingnya, Gabriel menjadi kandidat kuat untuk gelar pemain terbaik Arsenal musim ini. Selain handal dalam bertahan, ia juga mencatatkan tujuh kontribusi gol di akhir musim Premier League (tiga gol dan empat assist).
Sejak tahun 2000, pasangan Saliba dan Gabriel berada di peringkat kedua dalam hal kemitraan di Premier League dengan jumlah clean sheet terbanyak, hanya berada di belakang Rio Ferdinand dan Nemanja Vidic.
Dengan cedera yang dialami Ben White, para penggemar Arsenal berharap bek asal Belanda Jurrien Timber dapat kembali dari cedera tepat waktu untuk menghadapi Khvicha Kvaratskhelia dari PSG di posisi bek kanan.
Sementara itu, Arteta memiliki beberapa pilihan di posisi bek kiri dan telah menjalankan rotasi musim ini antara bek asal Italia Riccardo Calafiori, bek asal Ekuador Piero Hincapie, dan lulusan akademi Myles Lewis-Skelly.
(PL/GN)
sumber : www.bbc.co.uk
Leave a comment