Chelsea Dikenakan Denda Usai Melaporkan Pelanggaran Finansial
Chelsea baru saja dikenakan denda sebesar £10,75 juta dan mendapat larangan transfer yang ditangguhkan setelah melaporkan sendiri adanya pembayaran tersembunyi kepada agen dan pemain sebesar £47,5 juta selama tujuh tahun terakhir. Banyak pihak di dalam dunia sepak bola menilai sanksi ini cukup ringan, mengingat tidak ada hukuman yang berhubungan langsung dengan aspek olahraga.
Kasus Nottingham Forest
Sementara itu, Nottingham Forest harus merasakan dampak lebih berat dengan pengurangan empat poin akibat pelanggaran aturan Profit and Sustainability Rules (PSR) pada Maret 2024 saat mereka berjuang untuk menghindari degradasi. Pihak klub kini tengah mempertimbangkan langkah selanjutnya mereka.
Kasus PSR mereka berfokus pada penjualan Brennan Johnson ke Tottenham Hotspur yang dilakukan pada hari batas akhir transfer 2023, dua bulan setelah batas penilaian cut-off 30 Juni. Sebagai klub promosi pada musim 2022-23, mereka diperbolehkan mengalami kerugian hingga £61 juta namun ternyata melebihi batas tersebut sebesar £34,5 juta.
Seandainya penjualan Johnson dilakukan sebelum 30 Juni, Forest mungkin tetap berada dalam batas kerugian tersebut, meskipun kemungkinan dengan biaya yang lebih rendah. Klub merasa ini adalah sebuah ‘nyaris’ setelah mereka mengeluarkan £142,8 juta untuk 19 pemain baru usai promosi dari Championship.
Langkah Chelsea dan Sejarah Keterlibatannya
Pemilik Chelsea saat ini, Clearlake Capital dan Todd Boehly, adalah pihak yang pertama kali melaporkan masalah ini kepada Premier League, FA, dan UEFA. Ada 36 pembayaran tidak terungkap antara tahun 2011 hingga 2018 yang membantu klub menarik pemain-pemain besar seperti David Luiz, Willian, dan Eden Hazard, yang terkuak selama proses penjualan dari Roman Abramovich.
Selama periode tersebut, Chelsea berhasil meraih dua gelar Premier League dan enam trofi lainnya. Di sisi lain, Everton juga dikenakan pengurangan delapan poin akibat dua pelanggaran PSR terpisah pada musim 2023-24.
Dampak terhadap Kompetisi
Keputusan ini jelas memberikan dampak signifikan bagi Chelsea yang kini harus mematuhi regulasi lebih ketat ke depan, sementara Nottingham Forest menghadapi tantangan ekstra untuk tetap berada di liga setelah pengurangan poin. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya kepatuhan terhadap regulasi finansial di dunia sepak bola saat ini.
(PL/GN)
sumber : onefootball.com
Leave a comment