Premier League Tolak Perluasan Penggunaan VAR Musim Depan
Premier League telah memutuskan untuk tidak memperluas cakupan penggunaan Video Assistant Referee (VAR) musim depan setelah berdiskusi dengan badan pengawas, Professional Game Match Officials (PGMO). Perubahan regulasi yang disetujui oleh International Football Association Board (IFAB) pada bulan Februari lalu memungkinkan VAR untuk memutuskan mengenai pemberian sudut dan kartu kuning kedua mulai bulan depan. Ini akan diterapkan oleh wasit dalam turnamen Piala Dunia setelah permintaan dari FIFA.
Keputusan VAR Masih Discretionary
Walaupun IFAB telah mengesahkan hukum baru ini, pengadopsian kembali menjadi hak prerogatif bagi liga dan kompetisi. Keputusan akhir Premier League akan diambil oleh klub-klub pada rapat tahunan bulan depan. Namun, PGMO menyarankan agar tidak memperluas penggunaan VAR.
Kekhawatiran dari PGMO
PGMO menyuarakan kekhawatiran bahwa penggunaan VAR untuk memutuskan sudut dan pelanggaran bisa memperpanjang durasi pertandingan secara signifikan. Ini berpotensi menyebabkan ketidakpuasan di kalangan mitra penyiaran Premier League dan menambah tekanan pada para wasit.
Sumber di klub-klub menyatakan bahwa ada sedikit keinginan untuk menantang saran PGMO dan menambah tanggung jawab VAR.
Pandangan Berbeda dari FIFA
Sementara itu, FIFA memiliki pandangan yang berbeda. Pierluigi Collina, ketua komite wasit FIFA, dan presiden FIFA, Gianni Infantino, khawatir bahwa keputusan sudut yang salah dapat mempengaruhi hasil pertandingan Piala Dunia secara signifikan, terutama di fase knockout. Mengingat pertandingan Piala Dunia akan dilengkapi dengan jeda hidrasi tiga menit di setiap babak, durasi pertandingan yang lebih lama tidak menjadi masalah besar.
Dampak terhadap Premier League
Di Premier League, kemungkinan satu sudut menentukan hasil pertandingan dari 38 laga lebih kecil. Namun, keputusan wasit Chris Kavanagh untuk membatalkan gol penyama kedudukan Callum Wilson di injury time pada pertandingan West Ham melawan Arsenal dapat berpengaruh terhadap perebutan gelar dan posisi degradasi.
Howard Webb, kepala wasit PGMO, dijadwalkan akan membahas keputusan tersebut di acara Sky Sports, Match Officials Mic’d Up, Selasa mendatang. PGMO menegaskan bahwa Kavanagh dan VAR, Darren England, telah mengambil keputusan yang tepat sesuai dengan protokol yang berlaku.
Keluhan dari West Ham
West Ham berencana untuk mengajukan keluhan mengenai keputusan yang memberikan tendangan bebas kepada Arsenal setelah Pablo bersentuhan dengan kiper David Raya. Namun, klub tersebut mengakui bahwa langkah ini kemungkinan tidak akan membuahkan hasil.
Masalah di Lini Pertahanan
IFAB diperkirakan akan membahas masalah berurusan di sudut, yang telah menjadi perhatian utama di Premier League musim ini, dalam pertemuan setelah Piala Dunia. Namun, hingga saat ini, belum ada proposal konkret untuk mengatasinya.
(PL/GN)
sumber : www.theguardian.com
Leave a comment