Home Basket NBA Pelatih Pistons JB Bickerstaff Kritik Wasit Usai Kekalahan di Game 4
NBA

Pelatih Pistons JB Bickerstaff Kritik Wasit Usai Kekalahan di Game 4

Share
Pelatih Pistons JB Bickerstaff Kritik Wasit Usai Kekalahan di Game 4
Share
JB Bickerstaff
Getty

JB Bickerstaff mempertanyakan perbedaan jumlah lemparan bebas Donovan Mitchell.

JB Bickerstaff Pertanyakan Keputusan Wasit Usai Kemenangan Cleveland Cavaliers

Detroit Pistons meninggalkan Cleveland dengan perasaan frustrasi setelah kalah 112-103 dari Cleveland Cavaliers dalam Game 4 semifinal Wilayah Timur. Pelatih kepala JB Bickerstaff menyampaikan ketidakpuasannya usai pertandingan.

Dengan hasil ini, seri best-of-seven pun imbang 2-2 setelah Cleveland menyusul dengan run bersejarah 24-0 di kuarter ketiga. Donovan Mitchell mencetak 43 poin untuk Cavaliers, termasuk 39 poin di babak kedua, sementara Cleveland juga mencatatkan keunggulan signifikan di garis lemparan bebas.

Mitchell sendiri melakukan 15 lemparan bebas, sedangkan seluruh pemain Pistons hanya mendapat 12. Setelah pertandingan, Bickerstaff mempertanyakan keputusan wasit dan mengindikasikan adanya perubahan signifikan dalam penggilan setelah seri berpindah ke Cleveland.

Jalannya Pertandingan

Bickerstaff mengakui bahwa Detroit tidak bermain cukup baik untuk meraih kemenangan, tetapi mengatakan perbedaan jumlah lemparan bebas tidak bisa diabaikan.

“Ini tidak dapat diterima. Kami tidak melakukan cukup banyak untuk membantu diri kami sendiri,” ujar Bickerstaff setelah pertandingan.

Pistons hanya mendapatkan 12 lemparan bebas dibandingkan dengan 34 milik Cleveland. Detroit juga mencatatkan 18 turnover, beberapa di antaranya menjadi penyebab pencapaian Cleveland di kuarter ketiga yang menentukan.

Bickerstaff menekankan, “Sangat tidak mungkin satu pemain di tim mereka mendapatkan lebih banyak lemparan bebas daripada tim kami.” Ia menambahkan bahwa timnya tidak hanya mengandalkan tembakan jarak jauh dan lebih fokus pada serangan ke dalam cat.

Bickerstaff juga mengacu pada komentar publik yang dibuat oleh pelatih Cavaliers, Kenny Atkinson, yang terjadi sebelumnya selama seri ini. Ia merasa ada perubahan dalam penggilan wasit setelah Atkinson berkomentar.

Baca juga:  VIDEO WIZARDS at MAGIC | FULL GAME HIGHLIGHTS | March 3, 2026

Pistons sempat memimpin 56-52 di babak pertama sebelum Cavaliers mendominasi awal kuarter ketiga. Cleveland mencetak 24 poin berturut-turut yang merupakan catatan terpanjang dalam sejarah postseason NBA, menurut statistik NBA.

Donovan Mitchell Pimpin Kebangkitan Cleveland Cavaliers

Kebangkitan Cleveland mengubah momentum seri menjelang Game 5 yang akan berlangsung di Detroit. Mitchell mencetak 43 poin setelah hanya mencetak empat poin di babak pertama, menyamai rekor playoff untuk poin terbanyak di babak kedua.

Cavaliers juga mendapatkan kontribusi kuat dari Evan Mobley, yang mencetak 17 poin, delapan rebound, lima assist, lima blok, dan tiga steal.

Detroit kesulitan untuk bangkit setelah run ketiga Cleveland meski ada performa solid dari Caris LeVert dan Paul Reed. LeVert mencetak 24 poin tertinggi musim ini, sementara Reed mencatatkan 15 poin dengan akurasi tembakan 7 dari 9 dalam waktu terbatas.

Cade Cunningham menyumbang 19 poin namun mencatatkan lima turnover, dan Tobias Harris mencetak 16 poin tanpa mencetak gol di babak kedua setelah membantu Detroit meraih keunggulan di akhir babak pertama.

Game 5 dijadwalkan berlangsung Rabu malam di Little Caesars Arena, Detroit. Pistons sebelumnya memenangkan dua pertandingan di kandang, sementara Cleveland tetap tak terkalahkan selama postseason di kandang.

Meski kalah, Bickerstaff menekankan bahwa Detroit masih memiliki kesempatan untuk mendapatkan kembali kontrol seri jika mampu tampil lebih baik di Game 5. Namun, ketidakpuasan terhadap keputusan wasit di Game 4 sangat terlihat setelah salah satu perubahan momentum paling dramatis di playoff NBA sejauh ini.

(BA/GN)
sumber : heavy.com

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Stephen Curry dikabarkan siap pensiun, masa depan cerah menanti!
NBA

Stephen Curry dikabarkan siap pensiun, masa depan cerah menanti!

Stephen Curry dikabarkan siap pensiun dari dunia basket, namun masa depan cerah...

Saya bertanya kepada Kidd: Kenapa pilih LeBron dan Curry sebelum Flagg?
NBA

Saya bertanya kepada Kidd: Kenapa pilih LeBron dan Curry sebelum Flagg?

Dalam obrolan kami, Kidd menjelaskan alasannya memilih LeBron dan Curry sebagai yang...

Pujian Shannon Sharpe untuk LeBron James dan Lakers, Konyol Tapi Menarik!
NBA

Pujian Shannon Sharpe untuk LeBron James dan Lakers, Konyol Tapi Menarik!

Shannon Sharpe memberikan pujian unik untuk LeBron James dan Lakers, menyebut prestasi...

Lakers Terima Skema Trade Besar Giannis dengan Libatkan Austin Reaves!
NBA

Lakers Terima Skema Trade Besar Giannis dengan Libatkan Austin Reaves!

Lakers mendapatkan skema trade besar untuk Giannis Antetokounmpo, melibatkan Austin Reaves. Langkah...