Bologna Bangkit dari Keterpurukan Parma, Menang 3-1 di Derby Emilia-Romagna
Parma memulai pertandingan dengan gebrakan dahsyat, mencetak gol hanya dalam 12 detik. Namun, apa yang terjadi selanjutnya adalah rentetan kemalangan bagi mereka, diwarnai dua cedera pemain dan kartu merah. Di sisi lain, brace Santiago Castro dan gol penentu Juan Miranda sukses membalikkan keadaan, membawa Bologna meraih kemenangan 3-1 di Stadio Ennio Tardini dalam lanjutan Serie A pekan ke-10.
Awal Dramatis dan Badai Masalah Parma
Parma, yang baru saja merasakan kekalahan tipis dari AS Roma di tengah pekan, datang ke pertandingan ini dengan daftar panjang pemain cedera. Mandela Keita, Gaetano Oristanio, dan Emanuele Valeri dikabarkan mengalami cedera ringan, sementara Matija Frigan dan Jacob Ondrejka masih absen jangka panjang. Bologna juga tidak diperkuat Ciro Immobile, namun Emil Holm sudah kembali dari skorsing.
Pelatih Bologna, Vincenzo Italiano, yang baru saja keluar dari rumah sakit pada 28 Oktober setelah pulih dari pneumonia, memilih untuk tidak mendampingi timnya di bangku cadangan. Namun, hal itu tidak menghentikan timnya yang saat itu sedang dalam performa apik, tidak terkalahkan dalam enam laga Serie A.
Derby Emilia-Romagna ini dibuka dengan sangat mengejutkan. Hanya dalam 12 detik, Parma berhasil membobol gawang lawan. Bola panjang dari Zion Suzuki menemukan Adrian Bernabé yang langsung melepaskan tembakan. Meskipun sempat diblok, Mateo Pellegrino dengan sigap mempertahankan bola, dan Bernabé berhasil menyambar bola rebound dari jarak sekitar 11 meter. Gol ini menempatkannya sebagai pencetak gol tercepat ketiga dalam sejarah Serie A.
Parma nyaris menggandakan keunggulan pada menit ke-15 ketika Britschgi melepaskan tendangan keras dari jarak jauh yang membentur mistar gawang, membuat kiper Lukasz Skorupski tak berdaya.
Namun, kegembiraan Parma tidak berlangsung lama. Bologna segera membalas. Riccardo Orsolini mengirimkan umpan kepada Holm di sisi kanan, yang kemudian melepaskan umpan silang akurat ke kotak penalti. Santiago Castro yang bergerak cepat di depan penjaganya, dengan mudah menyontek bola dari jarak dekat untuk menyamakan kedudukan.
Situasi bagi Parma mulai memburuk. Mereka kehilangan Nahuel Estevez karena cedera. Tak lama berselang, Christian Ordonez yang sudah mengantongi kartu kuning, melakukan pelanggaran terhadap Jens Odgaard saat Bologna melancarkan serangan balik, dan wasit tanpa ragu mengeluarkan kartu kuning kedua, membuat Parma harus bermain dengan 10 orang di menit ke-35.
Sebelum jeda babak pertama, Bologna terus menekan. Sebuah sepakan akrobatik Odgaard dari tepi kotak penalti hanya meleset tipis dari gawang. Parma kembali dihantam cedera setelah Alessandro Circati mengalami masalah pada pergelangan kaki menyusul tekel heroiknya terhadap Tommaso Pobega.
Dominasi Bologna di Tengah Badai
Babak kedua dimulai dengan Bologna yang langsung tancap gas. Odgaard kembali menyia-nyiakan peluang emas, menembak bola jauh di atas mistar gawang saat mendapat umpan terobosan dari Jonathan Rowe. Meskipun bermain dengan 10 orang, Parma sempat memberikan ancaman ketika Adrian Benedyczak lolos dari jebakan offside dan melepaskan tembakan menyilang di depan gawang.
Bologna juga harus kehilangan Remo Freuler yang ditarik keluar karena cedera bahu. Tak lama kemudian, langit di atas Stadio Tardini terbuka lebar, hujan deras disertai badai petir membuat kondisi lapangan semakin sulit.
Di tengah kondisi cuaca yang ekstrem inilah Bologna berhasil mencetak gol kedua. Umpan silang Juan Miranda dari sisi kiri membentur beberapa pemain di kotak penalti. Bola liar tersebut akhirnya jatuh ke kaki Santiago Castro yang tanpa ampun melepaskan tembakan dari jarak dekat, mencetak gol keduanya malam itu.
Bologna hampir menambah gol melalui Thijs Dallinga, namun tendangannya membentur mistar gawang dan kemudian dianulir karena offside. Dallinga juga gagal menyundul bola tepat sasaran dari umpan silang Cambiaghi di tiang dekat.
Di masa stoppage time, Bologna benar-benar mengunci kemenangan mereka dengan gol ketiga. Juan Miranda yang beroperasi di sisi kiri, melepaskan tembakan keras dari sudut yang tampak mustahil. Bola melesat deras ke pojok atas gawang, mengakhiri paceklik gol Miranda yang sudah berlangsung dua tahun.
Jadwal dan Informasi Siaran
Pertandingan Serie A antara Parma dan Bologna ini diselenggarakan pada hari Sabtu, 2 November 2025. Kick-off pertandingan berlangsung pada pukul 21.00 WIB.
Untuk para penggemar sepak bola di Indonesia, pertandingan-pertandingan Serie A dapat disaksikan secara langsung melalui saluran beIN Sports atau platform streaming Vidio. Pastikan Anda berlangganan layanan resmi untuk menikmati siaran secara legal.
Konteks dan Dampak
Kemenangan ini memperpanjang catatan tak terkalahkan Bologna di Serie A menjadi tujuh pertandingan, menunjukkan performa solid di bawah asuhan pelatih Vincenzo Italiano, meskipun ia tidak berada di bangku cadangan. Hasil positif ini akan memberikan dorongan moral besar bagi tim dalam persaingan liga.
Sebaliknya, bagi Parma, kekalahan di kandang sendiri dengan cara yang dramatis ini akan menjadi pukulan telak. Rentetan cedera dan kartu merah menunjukkan kurangnya kedalaman skuad atau nasib buruk yang harus segera diatasi. Parma harus segera bangkit dan mengevaluasi strategi mereka agar tidak semakin terperosok di klasemen Serie A.
(SA/GN)
sumber : football-italia.net
Leave a comment