Home Sepakbola Italia Serie A Frattesi Galau, Jatah Menit di Inter Sangat Minim.
Serie A

Frattesi Galau, Jatah Menit di Inter Sangat Minim.

Share
Frattesi Galau, Jatah Menit di Inter Sangat Minim.
Share

Masa Depan Davide Frattesi di Inter Milan Diselimuti Keraguan

Situasi Davide Frattesi di Inter Milan kini menjadi sorotan. Gelandang Italia tersebut dilaporkan terus kesulitan mendapatkan waktu bermain reguler di bawah arahan pelatih Cristian Chivu, memunculkan tanda tanya besar mengenai masa depannya di klub.

Sepanjang musim ini, Frattesi memang kerap berada di bangku cadangan. Lini tengah Inter masih didominasi oleh trio pilihan utama: Hakan Calhanoglu, Nicolò Barella, dan Henrikh Mkhitaryan.

Persaingan di sektor gelandang semakin ketat dengan kehadiran Petar Sucic dan Piotr Zielinski. Hal ini semakin memperumit kesempatan Frattesi untuk tampil, menjadikannya salah satu pemain dengan menit bermain paling sedikit dalam rotasi lini tengah Chivu. Bahkan, hanya Andy Diouf yang tercatat memiliki menit bermain lebih rendah darinya.

Setelah periode musim panas yang menjanjikan, momentum Frattesi di Inter Milan tampaknya meredup dengan cepat.

Perjalanan Frattesi di Inter Milan yang Tak Sesuai Harapan

Serangkaian masalah, termasuk operasi kecil akibat cedera hernia, ditambah dengan performa impresif Sucic, telah membuat posisi Frattesi semakin tergeser dalam urutan prioritas tim.

Salah satu momen yang disorot adalah sebuah pertandingan di mana Frattesi dinilai “terjebak dalam hiruk pikuk kolektif” tim. Momen tersebut dilaporkan membuat Chivu frustrasi dan secara efektif menghilangkan kesempatan terbaik Frattesi untuk menunjukkan kemampuannya sejauh ini.

Kondisi ini kembali memunculkan pertanyaan tentang kelanjutan karirnya di Giuseppe Meazza. Sebelumnya, Inter diketahui telah menolak beberapa tawaran dari jendela transfer lalu, termasuk dari Atletico Madrid. Klub-klub Serie A seperti AS Roma, Napoli, dan Juventus juga sempat menunjukkan minat pada Januari lalu.

Namun, tidak ada tawaran yang mendekati valuasi Nerazzurri. Roma disebut menawar sekitar €45 juta, sementara klub lain menawarkan hingga €70 juta. Sikap Inter yang enggan menjual Frattesi ke rival langsung dalam perebutan Scudetto, terutama kepada tim yang dilatih Antonio Conte, juga menjadi faktor penting. Kini, menjelang jendela transfer berikutnya, isu mengenai masa depan Frattesi kemungkinan besar akan kembali mencuat ke permukaan.

Baca juga:  Ranieri 'Hoki' Balik Roma 2024-25, Mimpinya Masih Banyak!

(SA/GN)
sumber : sempreinter.com

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Jadwal Pertandingan Seru Serie A 2026/27 untuk Tim Besar!

Saksikan jadwal pertandingan seru Serie A 2026/27, dengan tim besar saling beradu...

Strategi Fabregas di Como: Serie A, Tantangan yang Sulit Dipahami!

Cesc Fabregas menghadapi tantangan berat di Como, mencari strategi untuk mengatasi dinamika...

Strategi Fabregas di Como: Sulit Dimengerti di Serie A!

Fabregas menunjukkan strategi yang menarik di Como, namun pendekatannya sulit dipahami dalam...

Raksasa Serie A incar penyerang cadangan Real Madrid.

Raksasa Serie A tengah mengincar penyerang cadangan Real Madrid, berusaha memperkuat lini...