Drama Lima Gol! Gol Larut João Neves Amankan Kemenangan PSG atas Lyon
PARIS – Paris Saint-Germain yang tengah dilanda badai cedera berhasil mengamankan kemenangan dramatis 3-2 atas Lyon, lewat gol penentu di masa injury time. Hasil ini membuat PSG tetap nyaman di puncak klasemen Ligue 1 dengan keunggulan dua poin dari pesaing terdekatnya.
Gol kemenangan PSG tercipta dari sundulan João Neves lima menit memasuki waktu tambahan, memanfaatkan tendangan sudut dari sisi kiri yang gagal diantisipasi barisan pertahanan Lyon. Momen ini mengingatkan pada pertandingan sebelumnya, di mana Gonçalo Ramos juga mencetak gol sundulan di detik-detik terakhir injury time saat melawan Nice pekan lalu.
Saat ini, PSG memimpin dua poin dari peringkat kedua Marseille dan peringkat ketiga Lens, yang hanya dipisahkan oleh selisih gol.
Kondisi Tim dan Jalannya Pertandingan
Setelah kekalahan dari Bayern Munich di Liga Champions pada hari Selasa, pelatih PSG Luis Enrique harus menghadapi daftar cedera yang panjang. Beberapa pemain kunci yang absen termasuk Ousmane Dembele (robek betis), bek kanan Achraf Hakimi (terkilir pergelangan kaki), bek kiri Nuno Mendes (lutut terkilir), serta bintang baru Desire Doue (robek paha).
Meski demikian, PSG mampu membuka keunggulan pada menit ke-26. Gelandang Warren Zaïre-Emery, yang ditempatkan sebagai bek kanan, mencetak gol melalui tendangan menyudut yang melewati bahu kiri kiper Dominik Greif.
Keunggulan PSG tidak bertahan lama. Empat menit kemudian, tuan rumah Lyon berhasil menyamakan kedudukan. Zaïre-Emery gagal melacak pergerakan Afonso Moreira di belakangnya setelah menerima umpan panjang, dan striker Portugal itu sukses melesakkan bola ke sudut kiri gawang PSG.
PSG kembali unggul pada menit ke-33. Khvicha Kvaratskhelia, yang biasanya berposisi sebagai pemain sayap namun kali ini menjadi starter di lini depan, memanfaatkan kesalahan gelandang Amerika Serikat Tanner Tessmann yang kehilangan bola di tepi kotak penalti, dan mengubah skor menjadi 2-1.
Namun, Lyon kembali menunjukkan semangat juang mereka. Tak lama setelah jeda babak pertama, mantan bek Arsenal Ainsley Maitland-Niles menyamakan kedudukan. Ia menerima umpan panjang dan melepaskan tendangan lob pertama dari jarak 25 meter, yang melewati kepala kiper Lucas Chevalier.
Drama pertandingan terus berlanjut hingga menit-menit akhir. Bek Argentina pemenang Piala Dunia, Nicolas Tagliafico, harus diusir keluar lapangan setelah menerima kartu kuning kedua di waktu tambahan. Tak lama setelah Lyon bermain dengan sepuluh pemain, PSG mendapatkan tendangan sudut yang berujung pada gol kemenangan João Neves, menghukum Lyon atas pelanggaran tersebut.
Dampak Kemenangan
Kemenangan dramatis ini sangat penting bagi Paris Saint-Germain, tidak hanya untuk mempertahankan posisi mereka di puncak Ligue 1 tetapi juga untuk membangun kembali momentum positif setelah tersingkir dari Liga Champions. Kemampuan tim untuk mencetak gol di menit-menit akhir, bahkan saat dilanda cedera, menunjukkan mentalitas juara yang kuat dan kedalaman skuad mereka. Ini menjadi dorongan moral yang besar dalam perburuan gelar liga musim ini.
(SA/GN)
sumber : www.sentinelassam.com
Leave a comment