Kylian Mbappé Raih Trofi Pichichi untuk Musim Kedua Berturut-turut
Bintang Real Madrid, Kylian Mbappé, mencetak sejarah dengan menjadi pemain pertama yang tidak bernama Cristiano Ronaldo atau Lionel Messi dalam 38 tahun terakhir yang berhasil meraih Trofi Pichichi dalam dua musim berturut-turut. Meskipun harus absen cukup lama karena cedera lutut, Mbappé tetap berhasil meraih penghargaan Sepatu Emas La Liga untuk musim 2025–26.
Penampilan Mbappé yang Mengesankan
Di musim tersebut, pemain berusia 27 tahun ini membukukan 25 gol di La Liga, unggul dua gol dari Vedat Muriqi dari Mallorca. Kedua pemain berhasil mencetak gol pada pertandingan terakhir, namun Mbappé sudah memiliki keunggulan yang cukup untuk menjamin trofi tersebut. Dia mengakhiri musim dengan 25 gol dalam 31 penampilan, sementara Muriqi dan Ante Budimir dari Osasuna tampil di 37 pertandingan.
Klasemen Piala Pichichi 2025–26
| Pangkat | Pemain | Sasaran | Penampilan |
|---|---|---|---|
| 1 | Kylian Mbappé | 25 | 31 |
| 2 | Vedat Muriqi | 23 | 37 |
| 3 | Ante Budimir | 17 | 37 |
| T-4 | Vinicius Junior | 16 | 36 |
| T-4 | Ferran Torres | 16 | 33 |
| T-4 | Lamin Yamal | 16 | 28 |
Mbappé Bergabung dengan Klub Eksklusif
Sejak bergabung dengan Real Madrid, Mbappé kini telah memenangkan dua trofi Pichichi. Hanya Messi dan Ronaldo yang sebelumnya meraih trofi ini dalam dua tahun berturut-turut di abad ke-21. Messi berhasil mengklaimnya sebanyak delapan kali dalam karirnya, dengan musim-musim antara lain pada 2009–10, 2011–12, dan 2020–21. Sementara itu, Ronaldo mengantongi trofi ini sebanyak tiga kali selama sembilan musim di Madrid.
Trofi Pichichi terakhir kali diraih oleh pemain selain Messi dan Ronaldo selama tiga dekade lalu, ketika Hugo Sánchez dari Real Madrid mencetak trofi ini empat kali berturut-turut dari tahun 1984 hingga 1988.
Masih Mengejar Trofi Major
Meskipun Mbappé mencetak 86 gol dalam 103 penampilan dengan Real Madrid, dia masih belum bisa membantu tim meraih trofi utama. Dalam dua musimnya di Madrid, tim hanya berhasil mengoleksi Piala Super UEFA dan Piala Dunia Antarklub FIFA. Di musim 2025/26, Real Madrid kembali gagal di semua kompetisi besar, finis sebagai runner-up di La Liga dan Copa del Rey, serta tersingkir di perempat final Liga Champions.
Dengan catatan yang mengesankan, Mbappé tetap memiliki tantangan besar ke depan untuk membawa Real Madrid kembali ke jalur pemenangan di level tertinggi.
(SA/GN)
sumber : www.si.com
Leave a comment