Pochettino: Keputusan Mengganti Messi dalam Kondisi Tepat
Dalam sebuah episode podcast Stick to Football, mantan manajer PSG, Mauricio Pochettino, membahas tekanan yang dihadapinya saat memutuskan untuk mengganti Lionel Messi dalam pertandingan melawan Lyon pada tahun 2021. Pochettino menjelaskan bahwa langkah tersebut diambil untuk “melindungi” Messi, yang saat itu mengalami masalah lutut.
Pelatih kepala tim nasional Amerika Serikat ini berbagi pengalaman kepemimpinannya di PSG dari Januari 2021 hingga Juli 2022, di mana ia mengelola Messi, salah satu superstar sepakbola dunia.
Jika saya tidak mengambil keputusan, dia bisa cedera dan itu akan berdampak pada Piala Dunia di Qatar.
Pochettino mengingat momen saat ia memutuskan untuk menggantikan Messi—yang mengalami masalah lutut—pada menit ke-76 pertandingan pertamanya di Parc des Princes pada bulan September 2021, di mana PSG berhasil mengalahkan Lyon dengan skor 2-1. “Niat awal saya adalah untuk melindunginya karena saya berpikir dia perlu bermain di Liga Champions, dan lain-lain,” jelasnya. “Jika saya tidak mengambil keputusan, dia cedera dan itu bisa berdampak pada partisipasinya di Piala Dunia Qatar 2022,” tambahnya.
Saya tidak ingin menunjukkan bahwa saya lebih berani dibandingkan pelatih lain, namun pada saat itu sepertinya itu adalah keputusan terbaik.
Meski begitu, Pochettino mengakui kesalahan dalam tidak meminta pendapat Messi, yang memicu reaksi dari Gary Neville. “Sepertinya dia adalah tipe pemain yang pendapatnya perlu ditanyakan sebelum menggantikannya,” komentar Neville. Pochettino merespons, “Saya tidak ingin membuktikan keberanian saya, namun saat itu sepertinya yang terbaik untuknya.”
Peringatan dari Leonardo dan Istri Pochettino
Keputusan Pochettino tersebut ternyata tidak disambut baik oleh pihak klub, termasuk direktur olahraga saat itu, Leonardo. Pochettino mengungkapkan bahwa Leonardo menanyakan, “Mauri, kenapa? Orang membayar untuk melihatnya bermain sembilan puluh menit.”
Setibanya di rumah, Pochettino mendapat peringatan dari istrinya: “Di Argentina, saat ini, mereka mencabik-cabik Anda. Di Prancis juga.” Kisah ini menggambarkan beban yang ditanggung Pochettino sebagai pelatih yang mengelola salah satu pemain terbaik di dunia, Lionel Messi.
(SA/GN)
sumber : www.marca.com
Leave a comment