Home Sepakbola Spanyol LaLiga Yamal ‘Kurang Kelas’ untuk Madrid, Pedri Si Fenomenal Justru Diidamkan!
LaLiga

Yamal ‘Kurang Kelas’ untuk Madrid, Pedri Si Fenomenal Justru Diidamkan!

Share
Yamal 'Kurang Kelas' untuk Madrid, Pedri Si Fenomenal Justru Diidamkan!
Share

Zamorano: Lamine Yamal Tak Berjiwa Real Madrid, Pedri Jauh Lebih Cocok

Mantan bintang Real Madrid, Ivan Zamorano, secara blak-blakan mengungkapkan perasaannya tentang dua talenta muda Barcelona, Lamine Yamal dan Pedri. Dalam wawancaranya dengan Josep Pedrerol di acara El Cafelito El Chiringuito, Zamorano membandingkan keduanya, dengan Pedri disebutnya sebagai contoh sempurna dari kerendahan hati dan kelas.

"Saya tidak akan merekrut Lamine Yamal untuk Real Madrid. Dia memang bintang, tapi dia tidak mewujudkan esensi atau jiwa dari seorang pemain Real Madrid," tegas Zamorano. "Saya akan merekrut Pedri, yang juga bintang dan fenomena… dan tanpa banyak bicara. Dia rendah hati, membumi, dan hanya berbicara saat diperlukan. Pedri memiliki esensi, jiwa, Real Madrid."

Pentingnya “Class dan Culture” di Real Madrid

Zamorano, yang pernah membela Los Blancos antara tahun 1992 hingga 1996, melanjutkan dengan menekankan bahwa para pemain yang mengenakan seragam putih harus merefleksikan "kelas dan budaya" klub.

“Real Madrid adalah tim dengan kelas dan budaya, dan para pemain yang bermain untuk Madrid harus merepresentasikan hal itu,” ujarnya. “Saya tidak pernah mendengar Messi mengatakan bahwa Real Madrid mencuri, padahal dia adalah yang terbaik di dunia.”

Konteks Komentar Kontroversial Lamine Yamal

Pernyataan Zamorano ini adalah referensi langsung terhadap siaran Twitch Lamine Yamal menjelang El Clasico beberapa waktu lalu. Saat itu, remaja tersebut memicu kontroversi dengan gurauan: "Ya, tentu saja, mereka mencuri, mereka mengeluh."

Komentar Yamal tersebut dilaporkan membuat beberapa pemain Real Madrid marah dan semakin menambah bahan bakar kritik seputar kedewasaannya di lapangan maupun di luar lapangan.

Dampak Komentar dan Perbandingan

Perbandingan Zamorano ini menyoroti perbedaan persepsi tentang karakter yang diharapkan dari seorang pemain top, khususnya di klub sebesar Real Madrid. Sementara Yamal dipuji karena bakatnya yang luar biasa, insiden di Twitch telah menimbulkan pertanyaan tentang kematangannya. Di sisi lain, Pedri, dengan sikap kalem dan rendah hatinya, tampaknya lebih memenuhi kriteria "jiwa" yang dicari oleh Zamorano, meskipun keduanya adalah rival di lapangan hijau. Komentar ini tentu akan menambah bumbu persaingan antara kedua klub raksasa Spanyol tersebut.

Baca juga:  Bakat dan Warisan di Piala Dunia Akademi Barça

(SA/GN)
sumber : www.goal.com

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Real Madrid tawarkan 150 juta euro untuk Julián Álvarez, Atlético balas sarkasme.

Real Madrid siap menggelontorkan 150 juta euro untuk Julián Álvarez, tetapi Atlético...

Saga Julián Alvarez berlanjut, Real Madrid ajukan tawaran menggiurkan!

Saga Julián Alvarez terus berlanjut, saat Real Madrid mengajukan tawaran menggiurkan untuk...

Real Madrid dan Adidas perpanjang kerja sama hingga 2034!

Real Madrid dan Adidas resmi memperpanjang kerja sama mereka hingga 2034, memperkuat...

Benfica kabarkan Madrid ingin gaet Mourinho dan Silva!

Benfica mengungkapkan bahwa Real Madrid tertarik untuk merekrut José Mourinho dan Bernardo...