Akor Adams Menunjukkan Perkembangan Pesat di LaLiga
Pemain internasional Nigeria, Akor Adams, semakin dikenal di Spanyol, tidak hanya karena kemampuannya mencetak gol, tetapi juga kemampuan adaptasinya yang cepat dalam menghadapi tantangan di LaLiga.
Sejak pindah dari Ligue 1 Prancis untuk bergabung dengan Sevilla FC, striker berusia 26 tahun ini harus beradaptasi dengan budaya sepak bola yang baru, perubahan pelatih yang cukup sering, dan lingkungan taktis yang lebih menuntut. Meski menghadapi beragam tantangan, Adams menyebut bahwa transisi ini telah berkontribusi besar pada perkembangan kariernya.
Perbedaan Antara Ligue 1 dan LaLiga
Dalam sesi tanya jawab dengan sejumlah wartawan yang diorganisir oleh LALIGA, Adams mengungkapkan perbedaan signifikan antara kedua liga tersebut.
“Ligue 1 lebih mentah dan fisik, dengan banyak pemain muda. Namun, LaLiga lebih taktis dan teknis. Ada fokus yang lebih besar pada detail dan pengalaman,” ungkapnya.
Perbedaan ini memaksanya untuk berpikir lebih cepat, memperbaiki gerakan, dan lebih memperhatikan instruksi taktis selama pertandingan.
Menyesuaikan Diri dengan Perubahan Pelatih
Di luar lapangan, Adams juga harus menyesuaikan diri dengan berbagai pelatih sejak kedatangannya di Spanyol. Meskipun perubahan tersebut terkadang dapat menggangu ritme bermain, ia melihatnya sebagai bagian dari dunia profesional.
“Sebagai profesional, kami tidak punya banyak waktu untuk memahami. Kita harus cepat belajar dan menyesuaikan diri dengan apa yang diinginkan pelatih. Saya hanya mendengarkan dan tetap fokus pada instruksi,” tambahnya.
Persatuan Identitas Sepak Bola Sevilla
Meskipun terdapat perubahan dalam komposisi pelatih, Adams mencatat bahwa inti dari identitas sepak bola Sevilla tetap konsisten, dengan fokus pada soliditas defensif dan permainan menyerang langsung, yang membuat penyesuaian dirinya menjadi lebih mudah.
Menarik Inspirasi dari Rekan Seterus
Pemain depan Nigeria ini juga mendapatkan inspirasi dari rekan tim yang lebih berpengalaman, terutama veteran asal Chili, Alexis Sánchez.
“Anda bisa melihat betapa cerdasnya dia dalam sepak bola. Di pelatihan, saya mengamati bagaimana dia mengambil keputusan dan bergerak di dalam kotak penalti. Dia sangat pintar,” ujarnya.
Kegiatan belajar dari pengalaman pemain senior ini membantu memperbaiki pengambilan keputusan Adams dalam pertandingan.
Kinerja Musim Ini
Perkembangan Adams ditunjukkan melalui performanya yang konsisten dan kontribusinya dalam mencetak gol penting. Namun, ia menegaskan bahwa proses belajar dan beradaptasi masih terus berlangsung.
“Saya tidak akan menilai musim saya hingga semuanya selesai. Saya ingin mencetak lebih banyak gol dan membuat lebih banyak assist untuk membantu tim,” jelasnya.
Prestasi Adams juga tak luput dari perhatian, dimana ia telah dinyatakan sebagai salah satu kandidat untuk penghargaan MVP SPORTY LALIGA 2025/26, yang mengakui pemain terbaik asal Afrika di LaLiga.
Dengan terus menunjukkan perkembangan yang signifikan, kontribusi Akor Adams tidak hanya menguntungkan dirinya pribadi, tetapi juga memberi dampak positif bagi timnya, Sevilla FC, dalam berkompetisi di kancah LaLiga.
(SA/GN)
sumber : www.premiumtimesng.com
Leave a comment