Home Basket NBA Steph Curry Sebut All-Time Starting 5 dan U-Turn soal Kobe Bryant!
NBA

Steph Curry Sebut All-Time Starting 5 dan U-Turn soal Kobe Bryant!

Share
Steph Curry Sebut All-Time Starting 5 dan U-Turn soal Kobe Bryant!
Share

Stephen Curry: Legenda NBA dan Pilihan All-Time Starting Five

Stephen Curry, salah satu pemain NBA terbesar sepanjang masa, telah menghabiskan seluruh kariernya bersama Golden State Warriors. Dengan kemampuan tembakan tiga angka yang mematikan, Curry hampir sendirian mengubah arah liga, menjadikan tim-tim kini lebih mementingkan percobaan dari luar garis tiga poin.

Dengan torehan empat gelar juara NBA dan dua penghargaan Most Valuable Player (MVP), Curry mencatatkan sejarah sebagai MVP pertama yang terpilih secara bulat pada tahun 2016. Dia membantu Warriors meraih rekor musim reguler dengan 73 kemenangan dan 9 kekalahan.

Meskipun dominasi Golden State saat ini tampaknya telah berakhir, pengaruh Curry tetap luar biasa, terutama dalam komunitas basket. Sebagai seorang veteran berpengalaman, pendapatnya sangat diperhatikan karena statusnya yang tinggi di dunia basket.

Pemilihan All-Time Starting Five

Curry baru-baru ini berbincang dengan Dude Perfect dan membagikan daftar pemain yang dia pilih untuk all-time starting five-nya.

Point Guard – Stephen Curry

Tak mengejutkan, Curry memilih dirinya sendiri sebagai point guard dalam daftar all-time starting five-nya. Nomor 30 Golden State ini telah mengukuhkan dirinya sebagai legenda klub, menjadi sosok sentral di era terbaik dalam sejarah Warriors di bawah pelatih Steve Kerr.

Kemampuan menembak tiga angkanya adalah kekuatan utama dalam permainannya. Namun, selama kariernya, Curry menunjukkan bahwa pencetakannya didukung oleh kualitas lain, termasuk pergerakan tanpa bola yang terus-menerus untuk menemukan posisi tembakan yang lebih baik.

Shooting Guard – Michael Jordan

Michael Jordan adalah nama yang tak asing lagi di dunia basket, banyak yang menganggapnya sebagai pemain terbaik sepanjang masa. Dikenal sebagai bintang instan sejak terpilih sebagai pick ketiga di draft 1983, kemampuannya mengangkat popularitas NBA di seluruh dunia pada 1980-an sangat signifikan.

Baca juga:  VIDEO EXTENDED: PISTONS at NUGGETS | FULL GAME HIGHLIGHTS | January 27, 2026

Di tahun 1990-an, setelah jeda singkat, Jordan memimpin Chicago Bulls meraih enam gelar juara di enam final. Pemenang lima penghargaan MVP ini tetap menjadi sosok yang sangat dihormati meski telah lama pensiun, berkat dampak besar yang ia tinggalkan di dunia basket.

Small Forward – LeBron James

LeBron James, yang telah lebih dari 20 tahun berkarier di NBA, diambil oleh Cleveland Cavaliers pada tahun 2003. Ia langsung menunjukkan performa yang mengesankan dan terus berkembang menjadi salah satu yang terbaik, meraih dua penghargaan MVP berturut-turut pada 2009 dan 2010.

Setelah pindah ke Miami Heat, James menambah koleksi medali emasnya dengan dua gelar juara. Ia memimpin Cavaliers meraih gelar pertamanya sebelum akhirnya menang bersama Los Angeles Lakers di tahun 2018. Warisan LeBron sebagai pencetak skor terbanyak sepanjang masa NBA semakin menguatkan posisinya sebagai salah satu terbaik dalam sejarah.

Power Forward – Tim Duncan

Tim Duncan, yang dijuluki “The Big Fundamental”, adalah salah satu power forward terbaik sepanjang masa. Selama 19 tahun kariernya bersama San Antonio Spurs, Duncan tetap menunjukkan performa terbaik di bawah arahan pelatih Gregg Popovich.

Duncan memenangkan gelar NBA pertamanya pada tahun 1999, dan terus meraih empat gelar lainnya melalui kerja sama yang luar biasa dengan pemain seperti Tony Parker dan Manu Ginobili. Dikenal sebagai pemain defensif handal, Duncan pensiun pada tahun 2016 dengan nomor punggung 21 diangkat ke langit-langit San Antonio, sebagai penghormatan untuk prestasinya.

Center – Shaquille O’Neal

Shaquille O’Neal dianggap sebagai salah satu center paling dominan di puncak kariernya. Diberikan oleh Orlando Magic pada tahun 1992, O’Neal segera menunjukkan kemampuannya sebagai salah satu center terbaik di liga. Selama delapan tahun di Los Angeles Lakers, dia memenangkan tiga gelar juara dan menjadi MVP pada tahun 2000.

Baca juga:  Cooper Flagg Tampilkan Dunks Spektakuler di Laga Melawan Mavericks!

Dengan memenangkan gelar keempatnya bersama Miami Heat pada tahun 2006, O’Neal meninggalkan jejak tak terhapuskan di NBA, meskipun akhir kariernya melibatkan beberapa tim yang berbeda.

Keputusan pemain-pemain ikonis seperti Curry, Jordan, James, Duncan, dan O’Neal dalam all-time starting five mereka mencerminkan perjalanan panjang dan pencapaian luar biasa sepanjang sejarah NBA. Pemilihan ini mengukuhkan betapa berpengaruhnya mereka dalam membentuk liga dan memberikan contoh yang akan diikuti generasi mendatang.

(BA/GN)
sumber : www.givemesport.com

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Bola Basket: Motivasi Nuggets Terungkap di NBA Draft Combine!
NBA

Bola Basket: Motivasi Nuggets Terungkap di NBA Draft Combine!

Nuggets menunjukkan motivasi dan strategi mereka dalam NBA Draft Combine, berfokus pada...

Embiid Dikecam: Mentalitas Menang Tak Utama dalam Musim Buruk 76ers!
NBA

Embiid Dikecam: Mentalitas Menang Tak Utama dalam Musim Buruk 76ers!

Embiid dikecam karena dinilai kurang memiliki mentalitas menang saat 76ers menghadapi musim...

Stephen Curry dikabarkan siap pensiun, masa depan cerah menanti!
NBA

Stephen Curry dikabarkan siap pensiun, masa depan cerah menanti!

Stephen Curry dikabarkan siap pensiun dari dunia basket, namun masa depan cerah...

Saya bertanya kepada Kidd: Kenapa pilih LeBron dan Curry sebelum Flagg?
NBA

Saya bertanya kepada Kidd: Kenapa pilih LeBron dan Curry sebelum Flagg?

Dalam obrolan kami, Kidd menjelaskan alasannya memilih LeBron dan Curry sebagai yang...