Strategi Ball-Screen Wembanyama di Game 3
Di Game 3, Victor Wembanyama mencatatkan 35 ball-screen, angka ketiga tertinggi dalam 19 pertandingan playoff yang telah dilaluinya. Dari total tersebut, 16 ball-screen melibatkan dua pemain di sisi lemah.
Pemanfaatan Sisi Kuat
Namun, menjelang akhir kuarter kedua, setelah Knicks mengambil keunggulan pertama di pertandingan, Spurs menemukan keuntungan dengan memanfaatkan dua pemain di sisi kuat. Julian Champagnie berada di sudut kiri, sedangkan Harper berada di posisi “dunker” kiri (di garis batas, tepat di luar cat). Ini membuat Devin Vassell (tersembunyi di sudut kanan) menjadi satu-satunya pemain Spurs di sisi lemah saat Wembanyama melakukan ball screen untuk De’Aaron Fox.
Gangguan Dalam Pertahanan Knicks
Pada posisi Vassell yang terlalu jauh, Knicks tidak memiliki pemain untuk menghadang Wembanyama saat ia menuju ke area cat. Meski Jordan Clarkson (Vassell) dan Josh Hart (Harper) segera berusaha membendung setelah Wembanyama menerima bola, posisi Knicks menjadi sedikit kacau.
Dampak Strategi Terhadap Tim
Strategi ini menunjukkan bagaimana Spurs dapat mengoptimalkan penggunaan Wembanyama di lapangan. Dengan memanfaatkan momen tersebut, pelatih Spurs dapat memberikan ancaman lebih bagi pertahanan Knicks ke depannya.
(BA/GN)
sumber : www.goldenstateofmind.com
Leave a comment