Pentingnya Memprioritaskan Kesehatan Sejak Usia Dini
Kesehatan Sejak Dini untuk Kualitas Hidup yang Lebih Baik
PETALING JAYA: Para ahli menyarankan agar masyarakat Malaysia mulai memprioritaskan kesehatan sejak usia muda. Kebiasaan yang terbentuk di awal kehidupan memiliki peran penting dalam menentukan kualitas hidup di masa depan.
Mereka mencatat bahwa perawatan preventif dan pilihan gaya hidup sehat yang diterapkan sejak awal dapat membantu menunda munculnya penyakit tidak menular (NCD) dan mendukung kesehatan fisik serta kesejahteraan sosial-emosional yang lebih baik di usia lanjut.
Pandangan Ahli tentang Kesehatan yang Holistik
Menurut Chai Sen Tyng, petugas penelitian di Malaysian Research Institute on Ageing (MyAgeing) Universiti Putra Malaysia, kesehatan yang baik tidak hanya berarti bebas dari penyakit. Ini mencakup kemampuan untuk hidup dengan makna dan menikmati hidup.
“Saran sederhana adalah, terlepas dari usia Anda, jaga kesehatan fisik dan sosial-emosional dengan baik,” ucap Chai. “Kesehatan yang baik adalah tentang lebih dari sekedar tidak memiliki penyakit; ini juga mencakupi kemampuan untuk menikmati hidup dan menemukan arti dalam keberadaan kita.”
Dia menekankan bahwa meskipun banyak orang akan mengalami penyakit atau kecacatan seiring bertambahnya usia, hal ini tidak seharusnya mendefinisikan nilai diri atau kualitas hidup mereka.
Mendorong Kesehatan Preventif
“Menurut Organisasi Kesehatan Dunia, kita dapat membayangkan berbagai jalur kehidupan yang dilalui oleh sebagian besar orang. Mereka yang hidup lebih lama dari rata-rata umumnya adalah para penyintas. Banyak dari mereka akan menghadapi penyakit atau kecacatan,” katanya. “Jika penuaan yang sehat didefinisikan sebagai bebas dari penyakit, itu disebut penuaan yang sukses.”
Chai menekankan pentingnya mendorong masyarakat, baik muda maupun tua, untuk menjaga kesehatan mereka dan menunda onset penyakit sejauh mungkin. “Kesehatan preventif adalah bentuk pengobatan yang paling terjangkau,” tandasnya.
Dukungan untuk Mereka yang Hidup dengan Penyakit
Chai juga menyoroti pentingnya manajemen yang baik bagi mereka yang hidup dengan penyakit. Dia menegaskan bahwa “hidup dengan penyakit dan kecacatan tidak mengurangi nilai seseorang.” Selain itu, dia meminta dukungan berkelanjutan dari negara untuk kelompok rentan, dengan menekankan bahwa akses ke layanan kesehatan dan perlindungan sosial sangat penting untuk penuaan yang bermartabat.
Konsekuensi dari Kebiasaan Tidak Sehat
Di sisi lain, Prof Dr Sharifa Ezat Wan Puteh, dekan Sekolah Ilmu Liberal Universiti Kebangsaan Malaysia dan spesialis kedokteran kesehatan masyarakat, menyatakan bahwa beban NCD yang meningkat di Malaysia mencerminkan konsekuensi jangka panjang dari kebiasaan tidak sehat yang dimulai sejak dini.
“Beban NCD telah meningkat secara global, termasuk di Malaysia. Ini berlanjut ke usia emas, sehingga orang hidup dengan NCD dan mengalami penurunan kesehatan,” ujarnya. Kondisi seperti diabetes, hipertensi, stroke, dan kanker sering kali menyebabkan komplikasi seperti berkurangnya mobilitas, kegagalan organ, dan penurunan kualitas hidup.
“Banyak orang mulai menerapkan pilihan hidup yang buruk sejak kecil, seperti makan berlebihan, merokok, dan gaya hidup yang tidak aktif,” tambahnya.
Pentingnya Pendidikan Kesehatan dan Akses yang Setara
Prof Sharifa menekankan bahwa pendidikan kesehatan dan akses yang adil terhadap pengobatan harus dimulai dari usia dini dan tersedia secara universal, tanpa memandang pendapatan. “Hal ini harus dimulai sejak masa kecil, karena kebiasaan yang terbentuk akan sulit untuk diubah menjadi lebih baik,” jelasnya.
Dia juga mencatat celah dalam cakupan perawatan kesehatan untuk lansia, karena banyak yang kehilangan manfaat dari pekerjaan dan kemudian menghadapi biaya asuransi yang mahal. “Oleh karena itu, asuransi tambahan untuk lansia harus ditawarkan dengan harga yang terjangkau,” pungkasnya.
Leave a comment