Keraguan Mengiringi Perjalanan Manchester United Menuju Eropa di Bawah Ruben Amorim
Manchester United saat ini berada dalam perebutan tiket kompetisi Eropa, setelah musim lalu gagal lolos di bawah arahan pelatih Ruben Amorim. Sang pelatih asal Portugal ini memiliki banyak hal untuk dibuktikan di Old Trafford.
Kini, Roy Keane dan Jamie Carragher menyatakan keyakinan mereka bahwa kualifikasi Liga Champions akan menjadi langkah yang terlalu jauh bagi Manchester United musim ini. Sebelum pertandingan Boxing Day melawan Newcastle, Setan Merah duduk di peringkat ketujuh klasemen Premier League.
Tekanan Berat untuk Ruben Amorim
Ruben Amorim berada di bawah tekanan besar untuk memberikan hasil yang lebih baik, mengingat musim lalu Setan Merah hanya finis di posisi ke-15. Musim ini, pelatih asal Portugal tersebut tidak memiliki kompetisi Eropa sebagai pengalih perhatian dari performa domestik, sehingga fokus penuh diberikan pada upaya kembali ke kancah Eropa musim depan.
Ini adalah kali pertama Manchester United absen dari Liga Champions atau Liga Europa dalam lebih dari satu dekade. Hal ini menempatkan target yang sangat jelas bagi mereka. Mantan bek Liverpool, Jamie Carragher, berpendapat bahwa United seharusnya bisa bersaing dan posisi mereka saat ini sudah cukup layak.
Namun, menurutnya, lolos ke kompetisi antarklub paling elite di Eropa akan menjadi target yang terlalu tinggi. Carragher menyampaikan pandangannya di Friday Night Football Sky Sports:
“Saya tidak berpikir mereka akan finis di empat besar tetapi mereka perlu lolos ke kompetisi Eropa.
“Standar yang ditetapkan musim lalu sangat rendah. Mereka menghabiskan cukup banyak uang di musim panas. Mereka seharusnya berada di posisi saat ini di klasemen, kualifikasi untuk Eropa. Liga Champions akan menjadi langkah yang terlalu jauh. Mereka bermain sangat bagus melawan Aston Villa.”
Keraguan dari Roy Keane
Roy Keane menegaskan bahwa Amorim masih memiliki banyak hal untuk dibuktikan di United, dengan performa klub yang terus menimbulkan banyak pertanyaan. “Saya tidak yakin,” kata Keane.
“Dia [Ruben Amorim] mendapatkan pra-musim dan pemain baru, mereka tidak bermain di Eropa, tetapi mereka masih belum menunjukkannya. Kami masih menunggu. Tanda tanya masih ada bagi saya, kita bicara tentang empat besar tetapi mereka belum siap untuk itu.”
Mantan kapten United itu meyakini bahwa tim masih harus menempuh jalan panjang. Man Utd hanya perlu menjadi lebih baik,” ujarnya.
Kami tidak akan membandingkan mereka dengan tim-tim bertahan hebat seperti Arsenal tetapi mereka harus lebih baik. Saya masih merasa setiap kali saya menonton Man Utd, seberapa pun bagusnya mereka dalam menyerang, tim lawan sepertinya menciptakan peluang dengan sangat mudah.
“Jika Anda ingin membuat kemajuan sebagai klub sepak bola, Anda harus lebih sulit dikalahkan. Mereka perlu meningkatkan diri atau kita akan terus membicarakan masalah yang sama. Jika mereka terus memberikan peluang dan kebobolan gol seperti yang mereka lakukan, mereka tidak akan pernah bisa melangkah ke level selanjutnya.”
Dampak dan Prospek Musim Ini
Komentar dari para pakar ini menyoroti tantangan besar yang dihadapi Manchester United di bawah Ruben Amorim. Dengan absennya kompetisi Eropa, seluruh fokus tim kini tertuju pada Premier League. Performa di liga akan menjadi penentu apakah Amorim mampu meyakinkan para kritikus dan mengembalikan United ke posisi yang seharusnya di kancah sepak bola Eropa. Konsistensi dalam bertahan dan kemampuan untuk menutup celah di lini belakang akan menjadi kunci utama bagi Setan Merah jika mereka ingin mencapai target minimal lolos ke kompetisi Eropa, meskipun Liga Champions dipandang sebagai tujuan yang sangat ambisius saat ini.
(LC/GN)
sumber : www.mirror.co.uk
Leave a comment