Profil Tim di Piala Dunia 2026: Jerman, Curacao, Pantai Gading, dan Ekuador
Jerman
Jerman melangkah ke Piala Dunia 2026 dengan prestasi yang cukup mengesankan di kualifikasi, meraih 5 kemenangan dari 6 pertandingan, tanpa sekali pun kalah. Meskipun sebelumnya mereka merupakan juara dunia pada tahun 1954, 1974, 1990, dan 2014, Die Mannschaft kini mengalami kemunduran dengan gagal melaju lebih jauh dari babak penyisihan grup dalam dua edisi terakhir.
Pelatih Julian Nagelsmann menghadapi tantangan dengan kondisi cedera yang melanda skuad. Penjaga gawang Marc-André ter Stegen yang cedera belum bisa menggantikan Manuel Neuer yang pensiun dari timnas. Kini, Oliver Baumann, yang baru memiliki 11 caps, mengambil posisi utama setelah Neuer kembali bergabung.
Dari lini serang, Jamal Musiala dan Kai Havertz diharapkan dapat memberikan kontribusi maksimal setelah pulih dari cedera. Penyerang Stuttgart, Deniz Undav, yang tengah dalam performa baik dengan 6 gol dalam 8 caps, juga menjadi alternatif yang menarik.
Keberhasilan Jerman di Piala Dunia sebelumnya membuat mereka tidak boleh meremehkan grup ini, terutama setelah pencapaian buruk yang dialami dalam dua edisi terakhir.
Curacao
Curacao mencetak sejarah dengan menjadi negara terkecil yang berhasil lolos ke Piala Dunia, meski dengan populasi hanya 160.000 jiwa. Dengan peringkat FIFA ke-82, mereka berhasil menyelesaikan kualifikasi dengan 7 kemenangan, 0 kekalahan, dan 3 hasil imbang, meskipun mereka mengalami beberapa kekalahan dalam pertandingan persahabatan melawan tim-tim yang lebih kuat.
Pemain terkemuka mereka, Tahith Chong, menjadi sorotan dengan dua gol dalam empat penampilan. Keberhasilan Curacao juga berkat pemain-pemain yang berkarier di liga-liga Eropa, di mana pelatih Dick Advocaat kembali setelah sempat mundur karena masalah kesehatan keluarga.
Pantai Gading
Pantai Gading memiliki catatan kualifikasi yang impresif, dengan 8 kemenangan, 0 kekalahan, dan 2 hasil imbang. Mereka mencetak 25 gol dan tidak kebobolan dalam kualifikasi, namun perjalanan mereka terhenti di babak perempat final Piala Afrika.
Tak hanya kapten Franck Kessie, yang bermain di Al-Ahli, generasi baru mulai bermunculan, termasuk penyerang muda Yan Diomande. Gelandang bertahan seperti Emmanuel Agbadou dan Odilon Kossounou memiliki postur tubuh yang mengesankan dan bisa menjadi benteng pertahanan yang solid.
Ekuador
Ekuador, yang peringkat FIFA-nya 23, ingin memperbaiki catatan di Piala Dunia setelah hanya mampu melangkah sampai babak grup dalam edisi sebelumnya. Meskipun mereka sempat dikenakan pengurangan poin karena pelanggaran peraturan, Ekuador berhasil finis kedua di kualifikasi Conmebol, hanya kebobolan 5 gol dari 18 pertandingan.
Pemain berpengalaman seperti Hernan Galindez dan penyerang Enner Valencia akan diharapkan dapat membawa Ekuador melangkah lebih jauh ke fase knockout.
Kualifikasi Piala Dunia kali ini menjadi ajang yang menarik bagi tim-tim tersebut, dengan banyaknya talenta muda dan pengalaman yang akan diuji di pentas dunia. Performanya di grup ini akan menjadi penentu nasib mereka di Piala Dunia mendatang.
(LC/GN)
sumber : www.straitstimes.com
Leave a comment